get app
inews
Aa Text
Read Next : Borong 7 Medali Emas, Surabaya Kirim Sinyal Kuat Siap Kuasai Porprov Jatim 2027

Eks Sekolah Soekarno Disulap Jadi Restoran, Cara Baru Menikmati Kuliner di Tengah Jejak Sejarah

Jum'at, 01 Mei 2026 | 05:34 WIB
header img
Destinasi kuliner baru di Surabaya hadir di bangunan cagar budaya eks Kantor Pos Kebon Rojo. 10 Regentstraat tawarkan pengalaman makan bernuansa sejarah dan hidangan Nusantara. Foto iNewsSurabaya.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Ada cara baru menikmati kuliner di Kota Pahlawan. Bukan sekadar soal rasa, tetapi juga tentang menyelami jejak sejarah yang masih hidup di balik dinding bangunan tua.

Di kawasan Kebon Rojo, sebuah gedung cagar budaya yang dulunya dikenal sebagai Kantor Pos kini bertransformasi menjadi ruang makan bernuansa heritage. Tempat ini bernama 10 Regentstraat, destinasi kuliner yang memadukan cerita masa lalu dengan sajian khas Nusantara.

Dijadwalkan melakukan soft opening pada 1 Mei 2026, restoran ini menghadirkan pengalaman bersantap yang tak biasa: makan malam ditemani arsitektur kolonial yang tetap terjaga, lengkap dengan pencahayaan temaram yang menciptakan suasana hangat dan intim.


Destinasi kuliner baru di Surabaya hadir di bangunan cagar budaya eks Kantor Pos Kebon Rojo. 10 Regentstraat tawarkan pengalaman makan bernuansa sejarah dan hidangan Nusantara. Foto iNewsSurabaya.id/arif

Nama “Regentstraat” sendiri bukan tanpa makna. Pada masa kolonial, kawasan ini merupakan bagian penting dari wajah lama Surabaya. Angka “10” merujuk pada nomor bangunan yang kini dihidupkan kembali—seolah menjadi penanda bahwa sejarah tidak benar-benar hilang, hanya menunggu untuk diceritakan ulang.

Gedung ini dulunya merupakan bagian dari Hogere Burgerschool (HBS) Soerabaja, sekolah elit era Hindia Belanda yang berdiri sejak 1875 dan pernah menjadi tempat belajar Ir. Soekarno. Seiring waktu, bangunan ini sempat beralih fungsi menjadi Kantor Pos Kebon Rojo, sebelum akhirnya direvitalisasi.

Kini, nuansa klasik itu tetap dipertahankan. Dinding-dindingnya dihiasi lukisan bangunan tua, lorongnya membawa suasana tempo dulu, dan ruang VIP-nya terasa seperti potongan kecil dari masa silam.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut