Deteksi TBC Pakai Air Liur Mulai Diterapkan di Surabaya, Ini Hasilnya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintensifkan upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui program tracing dan screening yang dilakukan secara rutin di berbagai wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kota Pahlawan dalam mendukung target nasional eliminasi TBC pada tahun 2030.
Hingga Mei 2026, capaian pemeriksaan kasus terduga TBC di Surabaya menunjukkan tren positif. Ribuan warga telah menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari deteksi dini untuk mencegah penyebaran penyakit menular tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengatakan pihaknya secara konsisten melaksanakan kegiatan tracing dan screening di lima kawasan yang menjadi fokus pengawasan setiap pekan.
"Kami memiliki lima area yang secara rutin setiap minggu dilakukan tracing dan screening untuk menemukan kasus TBC lebih cepat," ujar dr. Billy.
Menurutnya, tracing dilakukan terhadap individu yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC. Sementara screening menyasar masyarakat umum, termasuk mereka yang tidak menunjukkan gejala maupun tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita.
"Tracing dilakukan untuk kontak erat pasien. Sedangkan screening ditujukan bagi masyarakat yang tidak bergejala dan tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita TBC," jelasnya.
Editor : Arif Ardliyanto