125 Warga Sidoarjo Jalani Operasi Katarak Gratis, Ratusan Peserta Rela Antre Sejak Pagi
SIDOARJO, iNewsSurabaya.id - Ratusan warga memadati lokasi pelaksanaan operasi katarak gratis yang digelar selama tiga hari di Langen Palikrama, Sidoarjo. Program kesehatan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini mengalami gangguan penglihatan akibat katarak namun terkendala biaya pengobatan.
Kegiatan yang berlangsung pada 9 hingga 11 Mei 2026 itu diikuti sekitar 300 peserta yang menjalani proses pemeriksaan awal atau screening. Dari jumlah tersebut, sebanyak 125 warga dinyatakan layak menjalani tindakan operasi katarak secara gratis.
Program sosial ini digelar melalui kolaborasi antara Klinik Pratama Pegadaian Permata Surabaya bersama John Fawcett Foundation (JFF). Seluruh peserta tidak hanya mendapatkan tindakan operasi, tetapi juga pemeriksaan awal hingga kontrol pascaoperasi untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Alfafatih Rosada mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan akses layanan medis.
“Melalui program operasi katarak gratis ini, kami berharap masyarakat dapat kembali melihat dengan lebih jelas, beraktivitas dengan nyaman, dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin menilai kesehatan mata menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok lanjut usia yang rentan mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Selama pelaksanaan kegiatan, tim medis bersama relawan melakukan pendampingan secara menyeluruh terhadap para pasien. Antusiasme warga terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan, bahkan sebagian peserta datang sejak pagi untuk mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan.
Program operasi katarak gratis ini dinilai membantu masyarakat yang selama ini menunda pengobatan akibat mahalnya biaya tindakan medis. Dengan kembali membaiknya fungsi penglihatan, warga diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal dan mandiri.
Kegiatan sosial bidang kesehatan seperti ini juga menjadi salah satu upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di daerah yang masih membutuhkan dukungan penanganan medis mata secara berkelanjutan.
Editor : Arif Ardliyanto