Emas Digital Jadi Tren Baru, Pelajar hingga Pengusaha Mulai Investasi ke Jalur Online
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Minat masyarakat terhadap investasi emas terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya emas fisik, tren tabungan emas digital kini juga semakin populer di kalangan pelajar, pekerja hingga pelaku usaha karena dinilai lebih praktis dan mudah dijangkau.
Kepala Bagian Humas & Protokoler PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya, Mualimin, mengatakan emas saat ini menjadi salah satu instrumen investasi produktif yang dipercaya masyarakat untuk menjaga nilai aset di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
“Tren investasi emas, baik fisik maupun digital, saat ini menjadi salah satu barometer investasi masyarakat. Emas dipandang sebagai aset produktif dan tabungan masa depan yang cukup signifikan,” ujar Mualimin.
Menurutnya, masyarakat kini mulai menyadari pentingnya memiliki aset jangka panjang yang dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu untuk berbagai kebutuhan penting, mulai pendidikan, kesehatan hingga kebutuhan keluarga di masa mendatang.
“Ketika masyarakat memiliki aset produktif berupa emas, tentu mereka akan lebih nyaman karena suatu saat bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan,” katanya.
Di tengah fluktuasi harga emas yang sempat menjadi perhatian publik, Mualimin menilai kondisi tersebut merupakan hal wajar dalam dunia investasi. Ia menegaskan masyarakat tidak perlu panik menghadapi naik turunnya harga emas.
“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap fluktuasi harga emas saat ini. Kenaikan maupun penurunan harga merupakan hal normal dalam investasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, jika dilihat dalam jangka panjang, harga emas justru cenderung mengalami kenaikan meskipun sesekali terjadi koreksi pasar.
“Secara eksponensial, emas memang bisa turun sesaat, tetapi kenaikannya biasanya lebih tajam. Karena itu investasi emas tetap aman untuk jangka panjang,” ungkapnya.
Saat ini harga emas disebut berada di kisaran Rp2,7 jutaan per gram dan dinilai masih relatif stabil. Kondisi tersebut dinilai menjadi momentum tepat bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi secara bertahap.
“Ketika memiliki dana lebih atau rezeki tambahan, sebaiknya sebagian dialokasikan untuk aset produktif seperti emas,” tutur Mualimin.
Selain pembelian emas fisik, layanan tabungan emas digital juga terus mengalami peningkatan pengguna. Sistem tersebut memungkinkan masyarakat membeli emas secara fleksibel sesuai kemampuan finansial tanpa harus membeli dalam jumlah besar.
Mualimin memastikan ketersediaan stok emas fisik di Pegadaian juga tetap aman meski tren investasi emas meningkat cukup tinggi.
“Untuk ketersediaan emas fisik di Pegadaian sangat aman. Ketika nasabah ingin mencetak emas dari tabungan digital, stok tetap tersedia,” tegasnya.
Tak hanya itu, Pegadaian juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengunci harga emas saat ini meskipun pencetakan fisik dilakukan pada masa mendatang.
“Masyarakat bisa mengunci harga emas hari ini untuk kebutuhan satu tahun ke depan. Jadi seperti menabung, tetapi sudah mendapatkan harga emas dengan nilai saat ini,” pungkasnya.
Editor: Arif Ardliyanto