115 Pelajar Surabaya Adu Gagasan di Lomba Debat Indonesia 2026, Ini Daftar Juaranya
Ia menambahkan, UWP terus membuka ruang bagi lahirnya pemimpin muda yang memiliki kepedulian sosial sekaligus kemampuan intelektual yang kuat sejak bangku sekolah menengah.
“Kami ingin para siswa terbiasa menghadapi persoalan nyata dengan solusi yang berkelanjutan. UWP siap menjadi rumah bagi calon sociopreneur masa depan,” katanya.
Persaingan semakin memanas saat babak final mempertemukan dua tim terbaik. Selain memperebutkan gelar juara utama, final juga menjadi penentu tiga pembicara terbaik tingkat Kota Surabaya.
Hasilnya, SMAN 5 Surabaya berhasil meraih Juara 1 Lomba Debat Indonesia cabang Bahasa Indonesia tingkat Kota Surabaya. Posisi Juara 2 diraih SMAK St Louis 1 Surabaya, sedangkan Juara 3 diraih SMAK St Louis 2 Surabaya.
Untuk kategori pembicara terbaik, posisi pertama diraih Viktoria dari SMAK St Louis 1 Surabaya. Sementara peringkat kedua diraih Dayana Aleashafa dari SMAN 5 Surabaya, dan posisi ketiga ditempati Xavier Akbar dari SMAN 16 Surabaya.
Sepanjang perlombaan, suasana kampus UWP tampak semarak dengan dukungan para guru dan pendukung masing-masing sekolah. Dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi menilai kualitas argumentasi peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan.
Para peserta dinilai mampu menyampaikan analisis berbasis data serta menawarkan solusi terhadap persoalan sosial dan ekonomi yang berkembang di masyarakat.
Kepala MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Surabaya, Miftahul Huda, M.Pd., memberikan apresiasi kepada UWP atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan lomba tersebut.
“Kami mengapresiasi UWP yang tidak hanya menyediakan fasilitas memadai, tetapi juga turut membangun budaya berpikir kritis dan solutif di kalangan pelajar,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan final yang berlangsung meriah di Kampus UWP, Lomba Debat Indonesia tahun ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga memperkuat lahirnya generasi muda Surabaya yang kritis, inovatif, dan siap membawa perubahan sosial berbasis riset.
Tiga pembicara terbaik nantinya akan mewakili Kota Surabaya dalam kompetisi tingkat Provinsi Jawa Timur.
Editor : Arif Ardliyanto