Cegah PMK dan LSD, Lebih 100 Lapak Hewan Kurban di Surabaya Diperiksa Jelang Iduladha 2026
Tak hanya melakukan pengawasan, pada momentum Iduladha tahun ini Pelindo Terminal Petikemas juga menyalurkan 150 hewan kurban ke berbagai wilayah operasional perusahaan di Indonesia sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan pengawasan dilakukan di seluruh kecamatan dengan melibatkan ratusan tenaga medis hewan dan dokter hewan.
“Kami melakukan pengawasan di 31 kecamatan dengan melibatkan sekitar 190 tenaga medis hewan. Hingga Selasa, pemeriksaan sudah dilakukan di 61 lapak penjualan hewan kurban dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah sampai lebih dari 100 lapak,” kata Nanik.
Ia menjelaskan pemeriksaan dilakukan tidak hanya pada kondisi fisik hewan, tetapi juga aspek administratif seperti surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal ternak.
“Pemeriksaan meliputi pengecekan dokumen kesehatan hewan, pemeriksaan langsung oleh dokter hewan, hingga pemantauan kondisi fisik ternak untuk memastikan hewan kurban benar-benar sehat,” jelasnya.
Di sisi lain, pengawasan kesehatan ternak juga dilakukan sejak dari daerah asal pengiriman. Kepala Balai Besar Veteriner Farma (Pusvetma) Kementerian Pertanian Surabaya, Edy Budi Susila, memastikan ternak yang masuk ke Surabaya telah melalui tahapan vaksinasi dan pengendalian penyakit hewan menular strategis.
“Kami memastikan ternak yang dilalulintaskan sudah memenuhi seluruh persyaratan kesehatan. Hewan yang masuk telah tervaksin penyakit LSD, PMK, dan penyakit strategis lainnya sehingga kondisinya dipastikan sehat,” ujarnya.
Dengan pengawasan yang diperketat tersebut, masyarakat diharapkan lebih tenang dalam memilih hewan kurban menjelang Iduladha 2026.
Editor : Arif Ardliyanto