get app
inews
Aa Text
Read Next : GSNI Minta Pemerintah Perhatikan Keberadaan Sekolah di Daerah 3T secara Serius, Ini Alasannya

Pacu Ekonomi Lokal, BGN Dorong Dapur MBG Belanja dari Petani dan UMKM Magetan

Senin, 01 Juni 2026 | 12:05 WIB
header img
Badan Gizi Nasional mendorong dapur MBG membeli bahan pangan dari petani, peternak, dan UMKM Magetan agar manfaat program dirasakan langsung oleh masyarakat. Foto iNewsSurabaya.id/arif

MAGETAN, iNewsSurabaya.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga diarahkan menjadi penggerak ekonomi daerah. Untuk mewujudkan hal tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Pemerintah Kabupaten Magetan terus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha, petani, peternak, koperasi, dan UMKM lokal.

Melalui Direktorat Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat, BGN bersama Pemkab Magetan menggelar dialog dengan ratusan pelaku usaha di kawasan wisata Refugia Magetan serta melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional guna memastikan stabilitas harga pangan dan kelancaran rantai pasok bahan baku Program MBG.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, bersama Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti.

Dalam kesempatan itu, Nanik Sudaryati Deyang menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian rakyat.

"Program Makan Bergizi Gratis dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan. Kami mendorong setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan belanja bahan pangan dari pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar," ujar Nanik.

Menurutnya, kebijakan MBG kini semakin adaptif terhadap kondisi pangan di masing-masing daerah. Penyusunan menu dan pengadaan bahan baku disesuaikan dengan potensi lokal sehingga mampu menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung keberlangsungan usaha masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut juga menjadi tindak lanjut atas aksi peternak ayam petelur yang sempat membagikan telur gratis di Simpang Empat Alun-Alun Magetan pada awal Mei 2026. Aksi tersebut mencerminkan adanya surplus produksi telur yang belum terserap secara optimal oleh pasar.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut