Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seragam Sekolah Tak Boleh Lagi Dijual di Sekolah, Ini Temuan Pemkot yang Buat Orang Tua Terbebani
Advertisement . Scroll to see content

Bikin Jalan Makin Padat, Rekayasa Lalu Lintas Embong Sawo-Gayam Surabaya Akhirnya Dihentikan

Jum'at, 18 September 2026 | 12:57 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Bikin Jalan Makin Padat, Rekayasa Lalu Lintas Embong Sawo-Gayam Surabaya Akhirnya Dihentikan
Rekayasa lalu lintas Embong Sawo-Gayam Surabaya dikembalikan seperti semula setelah evaluasi 14 hari menemukan kepadatan meningkat di sejumlah ruas. (Foto Tangkap layar)

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Embong Sawo dan Jalan Embong Gayam, Surabaya, akhirnya dihentikan. Setelah diuji selama 14 hari, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menemukan kepadatan lalu lintas justru meningkat di sejumlah ruas.

Evaluasi tersebut membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memutuskan mengembalikan pengaturan arus lalu lintas di kedua jalan tersebut seperti kondisi sebelum rekayasa diterapkan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Surabaya, Beta Ramadhani, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pihaknya membandingkan kondisi lalu lintas sebelum dan selama rekayasa berlangsung.

Menurut Beta, rekayasa awalnya diterapkan sebagai bagian dari upaya menekan potensi kecelakaan. Namun, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan adanya perubahan pola arus yang berdampak terhadap kepadatan kendaraan.

“Dari hasil evaluasi, rekayasa lalu lintas yang dilakukan sebelumnya memang bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan. Namun, setelah kami analisis data di lapangan, terjadi kepadatan yang cukup signifikan pada segmen antara Jalan Embong Malang dan Embong Sawo di Basuki Rahmat (Basra), serta arus Jalan Panglima Sudirman (Pangsud) dari Embong Sawo menuju Embong Gayam,” kata Beta, Jumat (18/9/2026).

Kepadatan di dua titik tersebut, lanjut dia, tercatat lebih tinggi dibandingkan kondisi sebelum rekayasa diberlakukan.

Keluhan dari pengguna jalan juga ikut menjadi perhatian. Dishub Surabaya menerima sejumlah laporan masyarakat melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan hotline.

Temuan tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi bersama. Dishub Surabaya melakukan pengamatan terhadap kondisi arus kendaraan sekaligus berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya untuk menentukan langkah selanjutnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut