Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Salat Duha Berjamaah Jadi Rutinitas Siswa SMPN 55 Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Kuota SMA/SMK Negeri Terbatas, Khofifah Ajak Lulusan SMP Jatim Bidik Beasiswa Sekolah Swasta

Senin, 01 Juni 2026 | 16:34 WIB
  • author Lukman Hakim
Kuota SMA/SMK Negeri Terbatas, Khofifah Ajak Lulusan SMP Jatim Bidik Beasiswa Sekolah Swasta
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau proses PPDB di SMAN 2 Surabaya. (Foto : istimewa).

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Surabaya, Senin (1/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Khofifah sekaligus meresminkan fasilitas aula baru di sekolah legendaris tersebut.

Sebagai informasi, sekolah yang terletak di pusat Kota Pahlawan ini dikenal sebagai tempat menimba ilmu sejumlah figur besar bangsa. Mulai dari seperti mantan Wakil Presiden Try Soetrisno, pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani dan Ari Lasso, hingga seluruh personel grup band Padi, yakni Fadly, Piyu, Ari, Yoyok, dan Rindra.

Khofifah berharap tahapan PPDB di Jatim dapat berjalan lancar sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan terbaik dari sekolah yang dituju. Namun, ia mengingatkan bahwa kapasitas daya tampung SMA dan SMK negeri di Jatim saat ini belum mampu mengakomodasi seluruh lulusan SMP.

"Kapasitas SMA dan SMK negeri di Jatim itu hanya 39,3 persen dari total lulusan SMP. Jadi, ada ruang di mana mereka harus menentukan pilihan ke sekolah-sekolah swasta karena keterbatasan daya tampung tersebut," ujar Khofifah.

Kendati demikian, Khofifah membawa kabar gembira terkait banyaknya sekolah swasta, baik SMA maupun SMK, yang menyediakan program beasiswa. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengelola SMA swasta di Jatim karena jumlah lembaga yang menyediakan beasiswa meningkat dari 1.757 sekolah pada tahun 2025 menjadi 2.106 sekolah pada tahun ini.

Secara akumulatif, kuota penerima beasiswa juga melonjak dari 72.989 murid pada tahun 2025 menjadi 79.086 murid pada tahun ini. "Kenaikan ini merata di seluruh kabupaten dan kota di Jatim. Tahun ini jumlah peningkatannya cukup signifikan untuk membantu meringankan beban masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas semangat gotong royong dan kebersamaan ini dalam memberikan beasiswa," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jatim untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Salah satunya diwujudkan melalui program revitalisasi 15 ruang kelas di SMAN 2 Surabaya yang akan dimulai pada Juni 2026.

Pemprov Jatim telah menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk proyek tersebut. Selain anggaran daerah, sekolah ini juga berpeluang memperoleh tambahan bantuan dana dari pemerintah pusat sekitar Rp781 juta.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut