get app
inews
Aa Text
Read Next : Detik-Detik Pemotor Bangkalan Terjatuh dan Tewas Terlindas Truk, Diduga Hilang Kendali Saat Menyalip

Produksi Cengkeh Tembus 363 Ton per Tahun, Jombang Jadi Magnet Studi Tiru Daerah Lain

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:21 WIB
header img
Produksi cengkeh Jombang mencapai 363 ton per tahun. Keberhasilan ini membuat sejumlah daerah, termasuk Prabumulih, datang untuk belajar pengelolaannya. Foto iNewsSurabaya.id/zainul

JOMBANG, iNewsSurabaya.id – Kabupaten Jombang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah percontohan dalam pengelolaan budidaya cengkeh di Indonesia. Keberhasilan mengembangkan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi tersebut membuat sejumlah daerah mulai melirik Jombang sebagai referensi pengembangan sektor pertanian dan perkebunan.

Terbaru, Pemerintah Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jombang untuk mempelajari secara langsung tata kelola budidaya cengkeh yang dinilai berhasil meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Rombongan Pemkot Prabumulih yang dipimpin Wali Kota Arlan diterima langsung oleh Wakil Bupati Jombang, Salmanudin. Kunjungan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi antardaerah dalam pengembangan sektor perkebunan.

Menurut Wakil Bupati Jombang Salmanudin, cengkeh merupakan salah satu komoditas unggulan yang berkembang pesat di wilayah lereng Gunung Anjasmoro, terutama di Kecamatan Wonosalam dan Bareng.

“Luas tanam cengkeh di Kabupaten Jombang saat ini mencapai sekitar 660,5 hektare dengan produksi cengkeh kering sekitar 363 ton per tahun. Cengkeh Wonosalam memiliki aroma khas yang sangat diminati industri rokok kretek,” ujar Salmanudin.

Keunggulan tersebut menjadikan cengkeh sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat di kawasan pegunungan Jombang. Selain digunakan sebagai bahan baku industri rokok, komoditas ini juga memiliki nilai tambah yang terus berkembang di berbagai sektor.

Salmanudin menjelaskan, cengkeh tidak hanya dimanfaatkan sebagai rempah-rempah, tetapi juga menjadi bahan baku industri minyak atsiri, farmasi, kosmetik, hingga pengembangan sistem agroforestri yang ramah lingkungan.

“Prospek ekonomi cengkeh cukup menjanjikan dan relatif stabil. Karena itu pemerintah daerah terus mendorong pengembangannya agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani,” katanya.

Untuk menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen, Pemerintah Kabupaten Jombang secara berkelanjutan memberikan berbagai dukungan kepada petani. Program tersebut meliputi pendampingan teknis melalui penyuluh pertanian, penyediaan bibit unggul, bantuan sarana produksi, peremajaan tanaman, hingga penguatan kelembagaan kelompok tani yang berada di bawah binaan Dinas Pertanian Kabupaten Jombang.

Sementara itu, Wali Kota Prabumulih Arlan mengapresiasi keberhasilan Jombang dalam mengelola sektor perkebunan, khususnya komoditas cengkeh. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk mempelajari strategi pengembangan komoditas unggulan yang dapat diterapkan di daerahnya.

“Kunjungan silaturahmi ini bukan hanya untuk bertukar informasi dan pengalaman terkait tata kelola perkebunan, tetapi juga menjadi langkah awal mempererat hubungan kerja sama antara Kota Prabumulih dan Kabupaten Jombang,” ungkap Arlan.

Melalui studi tiru tersebut, kedua pemerintah daerah berharap dapat membangun kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang. Beberapa peluang kerja sama yang dibahas meliputi pertukaran teknologi budidaya, pengembangan benih dan bibit unggul, peningkatan kapasitas petani serta penyuluh lapangan, hingga hilirisasi produk perkebunan dan penguatan jejaring investasi.

Keberhasilan Jombang dalam mengembangkan budidaya cengkeh kini tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengoptimalkan potensi sektor perkebunan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut