LKBB UWP 2026 Berlangsung 16 Jam Nonstop, 1.026 Peserta dari Berbagai Daerah Demi Gelar dan Beasiswa
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan dampak ekonomi bagi masyarakat. Sejalan dengan visi UWP sebagai kampus berbasis sociopreneurship, panitia menyediakan ruang bagi pelaku UMKM binaan kampus untuk memasarkan produknya selama kegiatan berlangsung.
Belasan tenant UMKM tampak memadati area sekitar lapangan lomba dengan menawarkan beragam produk, mulai dari makanan ringan, minuman kesehatan, hingga perlengkapan dan atribut baris-berbaris. Kehadiran mereka turut menambah semarak acara sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan usaha lokal.
Wakil Rektor III UWP, Dr. Esa Wahyu Endarti, M.Si., menegaskan bahwa penyelenggaraan LKBB tidak hanya berorientasi pada prestasi peserta, tetapi juga membawa manfaat sosial yang lebih luas.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui keterlibatan UMKM, peserta diajak untuk memahami pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal. Inilah implementasi nyata semangat sociopreneurship yang kami tanamkan di lingkungan kampus,” katanya.
Dengan tingginya partisipasi peserta, semangat kompetisi yang sportif, serta kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat, LKBB Sesi 2 UWP 2026 menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Kegiatan ini menjelma sebagai wadah pembentukan karakter, penguatan kepemimpinan, dan penggerak ekonomi lokal yang meninggalkan kesan mendalam bagi peserta maupun masyarakat sekitar.
Editor : Arif Ardliyanto