get app
inews
Aa Text
Read Next : Ribuan Pelajar di Jatim Unjuk Inovasi Energi Bersih

Bangunan Ramah Lingkungan Jadi Tren Baru Industri Properti

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:01 WIB
header img
Pakuwon meraih Penghargaan EDGE Champion. (Foto : istimew.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Konsep bangunan berstandar hijau (green building) semakin menjadi perhatian di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Bangunan hijau dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan melalui penggunaan energi, air, dan material yang lebih efisien, sekaligus menciptakan ruang yang sehat dan nyaman bagi penggunanya.

Penerapan konsep ini tidak hanya berfokus pada tahap konstruksi, tetapi juga mencakup pengelolaan bangunan selama masa operasional. Aspek yang menjadi perhatian meliputi efisiensi energi, konservasi air, pengelolaan limbah, kualitas udara dalam ruangan, hingga pemanfaatan energi terbarukan.

Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan tersebut mengantarkan PT Pakuwon Jati Tbk (Pakuwon) meraih penghargaan EDGE Champion dari International Finance Corporation (IFC), anggota Kelompok Bank Dunia.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pakuwon mencatatkan 1.059.745 meter persegi area bangunan bersertifikasi EDGE yang tersebar di enam aset milik perseroan dan anak usahanya di Surabaya dan Jakarta.

Aset yang telah mengantongi sertifikasi EDGE meliputi Office 88 Kota Kasablanka, Prudential Center, Kota Kasablanka Mall, Gandaria City Mall, Pakuwon Mall 2 Surabaya, dan Tunjungan Plaza 6.

Selain itu, sejumlah gedung perkantoran lain seperti Pakuwon Tower Jakarta, Gandaria 8 Office, Pakuwon Center Surabaya, dan Pakuwon Tower Surabaya juga telah memperoleh sertifikasi Greenship Gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Dengan pencapaian tersebut, seluruh gedung perkantoran Pakuwon kini telah tersertifikasi sebagai bangunan hijau. Secara keseluruhan, luas bangunan hijau bersertifikasi milik perseroan dan anak usahanya mencapai sekitar 41 persen dari total portofolio aset seluas 3,2 juta meter persegi, yang mencakup pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, dan hotel.

Direktur dan Corporate Secretary Pakuwon, Minarto Basuki, mengatakan penghargaan EDGE Champion menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam pengembangan dan pengelolaan properti.

“Kami percaya bahwa pengembangan properti berkelanjutan tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang bagi tenant, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Minarto, Rabu (10/6/2026).

Sebagai bagian dari peta jalan keberlanjutan, Pakuwon menargetkan cakupan sertifikasi bangunan hijau mencapai 50 persen pada 2026, meningkat menjadi 66 persen pada 2030, dan 80 persen pada 2033, baik untuk aset yang sudah ada maupun proyek pengembangan baru.

Sertifikasi bangunan hijau tersebut mencerminkan penerapan berbagai standar keberlanjutan, mulai dari efisiensi energi, konservasi air, pengelolaan limbah, peningkatan kualitas lingkungan bangunan, hingga pengurangan emisi karbon.

Sejalan dengan target tersebut, Pakuwon juga terus memperluas pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya di sejumlah kawasan mixed-use dan perumahan guna meningkatkan efisiensi energi serta mendukung operasional bangunan yang lebih ramah lingkungan.

Sementara itu, IFC Country Manager untuk Indonesia, Euan Marshall, mengapresiasi pencapaian Pakuwon yang dinilai sebagai salah satu perusahaan pelopor dalam penerapan standar bangunan hijau di Indonesia.

“Pencapaian ini mencerminkan komitmen jangka panjang dan kedisiplinan dalam mengembangkan, mengelola, dan memperluas portofolionya," katanya. 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut