Pasar Properti Tetap Bergairah Meski Dibayangi Ketidakpastian Ekonomi Global
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global dan tren kenaikan suku bunga, Pakuwon Group justru menunjukkan optimisme tinggi terhadap pasar properti tanah air.
Berkolaborasi dengan sembilan bank besar, Pakuwon Group resmi menggelar eksibisi bertajuk "Pesta KPR" yang berlangsung pada 25–28 Juni 2026 di Atrium Tunjungan Plaza 6, Surabaya.
Langkah strategis ini diambil sebagai solusi nyata bagi para konsumen (end-user) yang ingin mengamankan kepemilikan hunian sebelum terjadinya lonjakan suku bunga acuan dan harga bahan bangunan akibat inflasi.
Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, mengungkapkan bahwa fundamental makroekonomi Indonesia saat ini masih sangat kuat.
Namun, ia juga mengingatkan adanya potensi kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun 2026 yang cepat atau lambat akan memicu kenaikan suku bunga domestik.
"Saat ini BI rate berada di angka 5,75% dengan rata-rata suku bunga KPR pasar mencapai 7% hingga 8%. Namun, di Pesta KPR ini, kami berhasil menggandeng perbankan untuk memberikan subsidi bunga yang sangat signifikan, mulai dari 2,8% hingga 3%," ujar Sutandi, Kamis (25/6/2026).
Lebih lanjut, Sutandi menjelaskan keunggulan utama dari promo kali ini adalah penerapan suku bunga berjenjang yang dipatok (fixed). Dengan skema ini, cicilan konsumen selama masa tenor (baik 15 maupun 20 tahun) sudah terprediksi sejak awal, sehingga konsumen terhindar dari risiko lonjakan floating rate yang menakutkan di masa depan.
General Manager Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono, menambahkan bahwa agresivitas perbankan dalam menyalurkan kredit saat ini menjadi keuntungan besar bagi masyarakat. Berbeda dengan pengembang lain, Pakuwon konsisten menghadirkan produk properti yang sudah ready stock atau siap huni.
Untuk mempermudah transaksi, Pakuwon menawarkan berbagai stimulus menarik selama pameran berlangsung. Meskipun permintaan pasar tinggi, manajemen menegaskan bahwa pasokan unit siap huni (ready stock) yang tersedia saat ini cukup terbatas, antara lain:
Di Kawasan Surabaya Barat, tersedia sekitar 99 unit rumah siap huni (Grand Pakuwon) dengan harga mulai Rp1,7 Miliar. Untuk apartemen, terdapat menara Lancaster (tersisa sekitar 100 unit) dan Clayson (tersisa sekitar 300 unit) dengan harga mulai Rp800 jutaan untuk tipe studio.
Kawasan Surabaya Timur tersedia sekitar 60 unit rumah siap huni (Pakuwon City) dan sisa 150 unit apartemen dengan harga mulai Rp600 jutaan.
“Target minimal kami di setiap eksibisi adalah 200 unit terjual. Dengan dukungan penuh dari 9 bank mitra, kami optimistis realisasinya bisa lebih dari itu," kata Liliani.
Editor : Arif Ardliyanto