Pasar Properti Tetap Bergairah Meski Dibayangi Ketidakpastian Ekonomi Global
Sebagai informasi, skema pembiayaan KPR saat ini mendominasi penjualan properti di Pakuwon sebesar 65%, di mana 80% dari konsumen KPR tersebut memilih skema bunga berjenjang demi keamanan finansial jangka panjang. Sisa 35% konsumen lainnya memilih metode pembayaran tunai (cash) keras maupun bertahap.
Mengenai strategi sisa tahun 2026, Sutandi Purnomosidi mengonfirmasi bahwa target penjualan semester ini masih sangat aman dan berada di jalur yang tepat (on track). Kendati demikian, ia memberikan sinyal bahwa harga properti baru di semester dua kemungkinan besar akan mengalami penyesuaian karena meningkatnya biaya konstruksi (cost).
"Kami masih menahan harga lama untuk unit-unit yang dibangun sebelumnya. Namun, untuk klaster atau menara baru yang akan kami luncurkan dalam waktu dekat, kenaikan harga itu tinggal menunggu waktu. Bahkan ada kemungkinan penyesuaian harganya menyentuh angka double digit mengikuti kondisi pasar dunia," pungkas Sutandi.
Editor : Arif Ardliyanto