Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, UMKM Laundry Ini Rekrut Perempuan untuk Kelola Usaha Bersama
Ia menambahkan, sinergi antara lembaga sosial, pelaku usaha, dan pihak pendamping menjadi faktor penting dalam menciptakan UMKM yang lebih tangguh menghadapi perubahan kondisi ekonomi.
Sementara itu, Founder Badowi Foundation, Mochamad Badowi, SM., MBA., CMA, menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu dimulai dari sektor yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. UMKM, kata dia, menjadi salah satu instrumen efektif untuk menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat keluarga.
"Kami melihat Nice Laundry Express bukan sekadar usaha jasa laundry. Di dalamnya ada perjuangan para perempuan yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Karena itu, dukungan terhadap UMKM seperti ini merupakan bentuk investasi sosial yang dampaknya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat," ungkap Badowi.
Menurutnya, penguatan UMKM yang melibatkan kelompok rentan, termasuk perempuan kepala keluarga, memiliki nilai strategis karena mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Program pendampingan ini diharapkan mampu membantu peningkatan kualitas layanan, memperluas jangkauan usaha, serta mempertahankan peluang kerja yang telah tercipta. Selain itu, penguatan kapasitas usaha juga dinilai penting untuk meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.
Ke depan, model pemberdayaan serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak UMKM yang memiliki dampak sosial tinggi, terutama usaha yang memberdayakan perempuan dan kelompok masyarakat rentan.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, UMKM diyakini tetap menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pemerataan kesejahteraan di tingkat lokal.
Editor: Arif Ardliyanto