Cara Unik Belajar Bahasa Inggris, Jalan-jalan Berwisata Sambil Asah Skill di Romokalisari Surabaya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Belajar bahasa Inggris tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas. SMA Wijaya Putra Surabaya menghadirkan metode pembelajaran yang lebih menarik dengan mengajak siswa kelas XI mengikuti kegiatan outing class di Adventure Land Romokalisari, Surabaya Barat.
Program pembelajaran luar ruang ini dirancang untuk mengombinasikan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris dengan edukasi lingkungan, pengenalan kearifan lokal, serta pengembangan kreativitas melalui proyek pembuatan vlog berbahasa Inggris.
Sejak pagi, suasana antusias sudah terlihat di lingkungan sekolah. Sebelum keberangkatan, para siswa mendapatkan pengarahan mengenai tata tertib dan rangkaian kegiatan agar seluruh agenda berjalan aman dan lancar.

Kepala SMA Wijaya Putra Surabaya, Andri Priyono DS., S.Pd., M.Si., memberikan sambutan menggunakan bahasa Inggris. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya penguasaan bahasa internasional tersebut sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan dan dunia global yang semakin kompetitif.
“Kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu modal penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sekaligus menghadapi perkembangan dunia yang semakin terbuka,” ujarnya.
Setelah doa bersama dan absensi, rombongan berangkat menuju Adventure Land Romokalisari menggunakan enam kereta kelinci yang telah disiapkan. Perjalanan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan hingga tiba di lokasi sekitar pukul 08.15 WIB.
Sesampainya di kawasan wisata edukatif tersebut, siswa mendapatkan pembekalan mengenai potensi wilayah pesisir Surabaya dan pentingnya menjaga identitas budaya lokal.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nisfi Qomariah, S.Pd., mengajak peserta didik memahami kearifan lokal sebagai bagian penting dari karakter masyarakat Surabaya.
Pembelajaran lapangan semakin menarik ketika siswa mendapatkan materi dari Tomi Wahyu dari Dinas Ketahanan Pangan Bidang Perikanan Tangkap dan Kelautan. Dalam sesi tersebut, siswa dikenalkan dengan kehidupan masyarakat nelayan, potensi perikanan pesisir, hingga keberagaman biota laut yang hidup di kawasan pantai Surabaya.
Editor : Arif Ardliyanto