Hujan Semalaman Lumpuhkan Banyuwangi, 52 Rumah Kebanjiran hingga Jalan Amblas di Srono
Tidak hanya Rogojampi, banjir juga melanda Dusun Paiton dan Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono. Selain merendam sejumlah rumah warga, derasnya aliran air turut merusak infrastruktur di kawasan tersebut.
Agen Informasi Bencana BPBD Jawa Timur, Ismanto, mengungkapkan kerusakan paling serius terjadi di Dusun Rayud. Arus air yang kuat menggerus badan jalan hingga menyebabkan jalan amblas serta plengsengan di sekitar lokasi ambrol.
“Selain banjir, di Dusun Rayud terjadi jalan amblas dan plengsengan ambrol akibat tergerus arus air yang cukup deras,” katanya.
BPBD menyebut banjir yang terjadi dipicu oleh kombinasi beberapa faktor. Selain tingginya curah hujan, kondisi drainase yang terbatas, gorong-gorong berkapasitas kecil, serta pendangkalan sungai turut memperparah luapan air ke kawasan permukiman.
“Drainase yang terbatas, gorong-gorong yang sempit, serta kondisi sungai yang dangkal membuat air mudah meluap ke permukiman saat hujan deras,” jelas Ismanto.
Hingga kini, petugas BPBD bersama pemerintah desa dan warga masih melakukan pendataan kerusakan serta membersihkan material sisa banjir. Masyarakat juga diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Banyuwangi.
Editor : Arif Ardliyanto