get app
inews
Aa Text
Read Next : Bukan Sekadar Konten, Mahasiswa Ini Bongkar Strategi Branding Digital Berkonsep Old Money

Bantu Pelaku Usaha Beradaptasi, Mahasiswa UNTAG Surabaya Dorong Go Digital UMKM

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:27 WIB
header img
Menjawab kebutuhan tersebut, tim mahasiswa Untag memberikan edukasi mengenai pentingnya pembayaran digital bagi UMKM. Foto: Dimas

Menjawab kebutuhan tersebut, Gery dan Ahmadani memberikan edukasi mengenai pentingnya pembayaran digital bagi UMKM sekaligus mendampingi proses penerapannya hingga dapat digunakan secara langsung oleh pelaku usaha.

Dolah mengaku program tersebut sangat membantu usahanya. Menurutnya, selama ini sejumlah pelanggan kerap menanyakan ketersediaan metode pembayaran digital.

“Alhamdulillah, sekarang saya lebih tenang ketika ada pelanggan yang ingin membayar secara digital. Saya berharap kegiatan seperti ini juga bisa dirasakan UMKM lain yang membutuhkan pendampingan serupa,” ujar Dolah.

Sementara itu, pada UMKM kedua, Dimas Arief Pratama, Hamam Rakha, dan Max Ridho Al Tamizi melakukan pendampingan usaha Plastik Layangan di Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Anam selaku pemilik usaha tersebut memproduksi layangan sawangan tradisional serta menjual berbagai aksesori dan bahan pembuatan layangan.


Mahasiswa Untag Surabaya mendampingi usaha layangan milik Anam dalam penyusunan strategi pemasaran digital. Foto: Dimas

Hasil observasi menunjukkan bahwa usaha tersebut belum memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran. Padahal, platform digital dapat membantu memperluas jangkauan pasar sekaligus memudahkan calon pelanggan memperoleh informasi produk.

Untuk mengatasi kendala tersebut, tim mahasiswa memberikan pendampingan dalam penyusunan strategi pemasaran digital. Mereka mengenalkan pemanfaatan platform seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business sebagai media promosi yang mudah diakses dan efektif untuk menjangkau konsumen.

Selain itu, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pembuatan konten promosi, mulai dari teknik pengambilan foto produk, penyusunan deskripsi produk, hingga cara berinteraksi dengan pelanggan melalui media digital.

Melalui pemanfaatan media sosial, produk layangan sawangan tradisional milik Anam diharapkan dapat dikenal lebih luas, tidak hanya di lingkungan sekitar Desa Karangbong, tetapi juga oleh konsumen dari berbagai daerah.

Anam mengaku pendampingan tersebut memberikan manfaat bagi pengembangan usahanya.

“Syukurlah, sekarang saya lebih mudah mendapatkan pelanggan yang memesan produk secara online. Pelanggan juga merasa lebih mudah ketika mencari informasi produk melalui media sosial. Semoga kegiatan seperti ini bisa membantu UMKM lainnya,” kata Pak Anam.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNTAG Surabaya menunjukkan peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. Pendampingan yang diberikan diharapkan mampu membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing usaha di era digital.

Penulis: Gery Adji Saputra dan Tim (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya)

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut