Persaingan Panas, 216 Petinju Bertarung Habis-habisan di Piala Wali Kota Surabaya 2026
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Persaingan sengit tersaji dalam Kejuaraan Tinju Amatir Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang berlangsung di Gelora Pancasila Surabaya. Sebanyak 216 petinju dari berbagai sasana di Jawa Timur turun ke ring untuk memperebutkan gelar juara sekaligus membuktikan kualitas mereka sebagai calon atlet masa depan.
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari tersebut mempertandingkan berbagai kelas dan kelompok usia. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga difokuskan sebagai sarana pembinaan atlet muda agar memiliki pengalaman bertanding sebelum menembus level yang lebih tinggi.
Ketua Pelaksana Kejuaraan yang juga Ketua Pertina Surabaya, Ferlix Prasetya, mengatakan turnamen ini menjadi bagian penting dalam menjaga regenerasi atlet tinju sekaligus menghidupkan kembali tradisi prestasi Kota Surabaya di cabang olahraga tinju.
"Momentum Hari Jadi Kota Surabaya kami manfaatkan untuk memberikan ruang kompetisi bagi para petinju muda. Sebanyak 216 atlet dari berbagai sasana se-Jawa Timur hadir membawa semangat sportivitas dan prestasi. Kami berharap kejuaraan ini mampu melahirkan petinju-petinju potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Surabaya, Jawa Timur, hingga Indonesia di level nasional maupun internasional," ujar Ferlix.
Menurut Ferlix, antusiasme peserta yang mencapai ratusan atlet menjadi sinyal positif bahwa pembinaan tinju di Jawa Timur masih berjalan dengan baik. Karena itu, Pertina Surabaya berkomitmen terus menghadirkan kompetisi berkualitas agar para petinju memiliki jam terbang yang cukup sebelum tampil di ajang yang lebih bergengsi.
Ia menambahkan, kompetisi rutin menjadi salah satu kunci untuk mengembalikan Surabaya sebagai salah satu daerah penghasil petinju berprestasi di Indonesia.
Dukungan juga datang dari Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom. Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan secara berjenjang merupakan fondasi penting dalam mencetak atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
"KONI Surabaya mendukung penuh pelaksanaan kejuaraan ini karena menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet. Semakin banyak kompetisi digelar, semakin besar peluang munculnya petinju-petinju berkualitas yang mampu mengharumkan nama Surabaya di tingkat regional, nasional hingga internasional," kata Arderio.
Kejuaraan Tinju Amatir Piala Wali Kota Surabaya 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Lebih dari itu, turnamen ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi baru petinju Jawa Timur yang mampu mengukir prestasi di berbagai kejuaraan nasional hingga internasional, sekaligus mengembalikan kejayaan tinju Kota Pahlawan sebagai salah satu barometer olahraga tinju di Indonesia.
Editor: Arif Ardliyanto