Tak Hanya Soal Gizi Anak, Warga Sidoarjo Sebut Program MBG Jadi Penopang Ekonomi Lokal
Karena itu, Forum Komunikasi MBG Sidoarjo Bersatu berharap pelaksanaan Program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa terhenti dalam jangka panjang.
Selain meminta program tetap dilanjutkan, massa juga mengusulkan agar Program MBG memiliki landasan hukum yang lebih kuat melalui pembentukan undang-undang. Menurut mereka, regulasi tersebut akan memberikan kepastian hukum sekaligus menjamin keberlangsungan program di masa mendatang.
Dalam petisi yang dibacakan saat aksi, peserta juga meminta Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan SPPG agar distribusi Program MBG berjalan sesuai standar mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran.
Mereka juga menyampaikan dukungan terhadap berbagai program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengapresiasi aksi damai yang berlangsung tertib dan kondusif. Ia memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan diteruskan kepada pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan.
"Aspirasi warga Sidoarjo yang menginginkan Program MBG terus berjalan akan kami sampaikan kepada pemerintah pusat. Kami juga mengapresiasi seluruh warga yang menyampaikan aspirasi dengan tertib, damai, dan tetap menjaga kondusivitas," kata Mimik.
Ia berharap komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat terus terjalin sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat yang semakin luas, baik dalam meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia maupun memperkuat perekonomian masyarakat di daerah.
Editor : Arif Ardliyanto