Akses Kesehatan Bertambah, Umsura Buka Klinik Rawat Inap untuk Masyarakat Surabaya
Salah satu keunggulan klinik ini adalah keterlibatan mahasiswa Fakultas Kesehatan Umsura dalam proses pelayanan. Mereka memperoleh pengalaman praktik secara langsung di bawah pendampingan tenaga medis profesional, sehingga proses pendidikan berjalan beriringan dengan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Prof. Mundakir, konsep tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai rangkaian pembukaan klinik, Umsura juga menggelar bakti sosial kesehatan yang mendapat sambutan antusias warga. Sebanyak 150 warga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan umum beserta tes laboratorium secara gratis.
Selain itu, sebanyak 50 warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gigi, sementara 50 ibu hamil mengikuti pemeriksaan kehamilan tanpa dipungut biaya.
Salah seorang peserta, Ani, warga Jemur Wonosari, mengaku terbantu dengan hadirnya fasilitas kesehatan tersebut.
"Tadinya kalau gigi anak sakit harus pergi cukup jauh. Sekarang ada layanan yang dekat dari rumah dan saat pembukaan juga gratis. Sangat membantu," ungkapnya.
Peresmian Klinik Pratama Rawat Inap Umsura turut dihadiri Ketua PP Muhammadiyah Saad Ibrahim serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Billy Daniel.
Melalui kehadiran klinik ini, Umsura berharap dapat memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Surabaya.
Editor : Arif Ardliyanto