get app
inews
Aa Text
Read Next : Inflasi Jatim Mei 2026 Tembus 3,49 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Emas hingga Daging Ayam Ras

Sport Tourism Jadi Andalan, Jatim Bidik Lonjakan Wisatawan Mancanegara

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:32 WIB
header img
Jawa Timur Deklarasikan Diri sebagai Provinsi dengan Event Terbanyak di Indonesia. (Foto: Istimewa).

PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mendeklarasikan diri sebagai provinsi dengan penyelenggaraan event terbanyak di Indonesia. Ribuan agenda yang digelar setiap tahun di 38 kabupaten/kota dinilai menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kunjungan wisatawan ke Jatim.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, Evy Afianasari, mengatakan sekitar 30 persen wisatawan datang ke Jatim karena tertarik menghadiri berbagai event yang digelar di berbagai daerah.

"Jatim mendeklarasikan diri sebagai provinsi yang mempunyai event terbanyak. Ini sudah dibuktikan dengan ribuan event yang digelar di seluruh Jatim," ujar Evy di sela ajang MANTRA116 di Kabupaten Pasuruan, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jatim terus mengembangkan konsep sport tourism sebagai salah satu strategi meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. 

Selain menarik wisatawan, penyelenggaraan event olahraga juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan UMKM, sektor perhotelan, transportasi, hingga memperkenalkan potensi desa wisata.

Evy optimistis kunjungan wisatawan mancanegara akan terus meningkat seiring berkembangnya konsep eco sport tourism yang mengedepankan olahraga berbasis alam.

Salah satu contohnya adalah penyelenggaraan MANTRA116 yang tahun ini diikuti 4.015 pelari dari 21 negara dan 29 provinsi di Indonesia. Para peserta menaklukkan lintasan pegunungan Arjuno-Welirang di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Kabupaten Pasuruan.

Event yang telah memasuki penyelenggaraan ke-10 tersebut mempertandingkan enam kategori, yakni 10 kilometer, 17 kilometer, 34 kilometer, 38 kilometer, 68 kilometer, hingga 116 kilometer. Tahun ini panitia juga menambahkan jalur baru, Lincing, untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan penyelenggaraan event olahraga bertaraf internasional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga efektif mempromosikan potensi wisata alam Jatim sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Hari ini kita mengeksplorasi lereng Arjuno dan keindahan Tahura Raden Soerjo. Bagaimana menikmati Indonesia melalui keindahan alamnya, dan mudah-mudahan ini menjadi sport tourism yang memberi energi positif bagi kita semua," ujar Khofifah.

Menurutnya, kehadiran ribuan peserta beserta pendamping turut menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, Jumadi, mengatakan penyelenggaraan kegiatan olahraga di kawasan Tahura Raden Soerjo tetap mengedepankan prinsip konservasi. Seluruh peserta diwajibkan mematuhi ketentuan yang berlaku melalui Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi).

Ia berharap kegiatan seperti ini juga menjadi media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan.

"Kami juga meminta penyelenggara terus mengampanyekan pelestarian kawasan konservasi. Jadi selain berolahraga, peserta juga ikut menjaga kelestarian lingkungan," katanya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut