65 Anak Yatim di Malang Dapat Pengalaman Langka Ubah Cara Pandang, Begini Uniknya Perayaan Muharram
MALANG, iNewsSurabaya.id – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Malang tahun ini menghadirkan konsep yang berbeda dari biasanya. Tak sekadar menyalurkan santunan, sebanyak 65 anak yatim, termasuk penyandang disabilitas tunanetra, diajak mengikuti field trip edukatif untuk mengenal sejarah, budaya, hingga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Program yang diinisiasi melalui kolaborasi Pemerintah Kota Malang bersama Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) MUI Jawa Timur itu menghadirkan pengalaman belajar di luar ruang sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
Perjalanan dimulai dari Pendopo Wali Kota Malang. Selanjutnya, para peserta diajak mengunjungi Markas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), menyusuri kawasan bersejarah Heritage Kayutangan, hingga melakukan napak tilas ke kompleks pemakaman para ulama dan tokoh nasional di kawasan Singosari, Kabupaten Malang.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya menerima bantuan dalam bentuk santunan, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai sejarah Kota Malang, edukasi kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, serta nilai perjuangan para ulama dan pahlawan bangsa.
Wali Kota Malang, Dr. Ir. H. Wahyu Hidayat, M.M., yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus menumbuhkan semangat belajar dan optimistis dalam meraih masa depan.
"Teruslah belajar dan menatap masa depan dengan optimisme. Jadilah generasi yang memiliki ilmu, wawasan, percaya diri, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama," pesannya.
Editor : Arif Ardliyanto