Rachmat Irianto Jadi Kunci Persebaya Musim Ini, Misi Rahasia Sang Pewaris Bejo Sugiantoro Terungkap
Rian menegaskan, membangun chemistry tim bukan pekerjaan yang selesai dalam hitungan hari. Kekompakan harus terus dipupuk melalui komunikasi, rasa saling menghargai, dan kebersamaan, baik saat latihan maupun di luar lapangan.
Menurutnya, hubungan antarpemain yang solid akan menjadi modal penting ketika tim menghadapi tekanan selama kompetisi berlangsung.
"Kekompakan tidak terbentuk dalam satu atau dua hari. Kami harus membangunnya setiap hari, baik saat latihan maupun di luar lapangan. Jika hubungan antarpemain kuat, maka itu akan sangat membantu tim ketika menghadapi situasi sulit selama kompetisi," katanya.
Sebagai anak dari salah satu legenda terbesar Persebaya, Rachmat Irianto mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai perjuangan yang diwariskan sang ayah.
Ia ingin seluruh pemain baru memahami bahwa mengenakan jersey Persebaya bukan sekadar membela sebuah klub, tetapi juga membawa tanggung jawab terhadap sejarah panjang Green Force dan loyalitas luar biasa dari Bonek serta Bonita.
"Persebaya memiliki kultur yang sangat kuat dan berbeda. Saya ingin membantu teman-teman yang baru bergabung agar bisa memahami apa arti klub ini, bagaimana dukungan suporternya, dan seperti apa tanggung jawab ketika mengenakan jersey Persebaya. Semoga kami semua bisa memberikan yang terbaik untuk klub dan masyarakat Surabaya," pungkasnya.
Dengan pengalaman, jiwa kepemimpinan, dan pemahaman mendalam terhadap identitas Green Force, Rachmat Irianto kini bukan hanya menjadi gelandang andalan. Ia juga berperan sebagai perekat skuad yang menjaga kekompakan sekaligus mengawal marwah Persebaya dalam mewujudkan target bersaing di papan atas Super League 2026/2027.
Editor : Arif Ardliyanto