Siswa Baru SMP di Lereng Gunung Raung Dapat Edukasi Mitigasi Bencana, Begini Bekal yang Diberikan
Tak hanya di SMP Negeri 1 Songgon, pada hari yang sama petugas PPGA Raung juga memberikan materi serupa kepada siswa baru di SMK Muhammadiyah 9 Gambiran. Dengan demikian, terdapat dua sekolah yang memperoleh edukasi mitigasi bencana dalam rangkaian MPLS tahun ini.
Selama penyampaian materi, suasana berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti penjelasan dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait aktivitas Gunung Raung maupun keselamatan saat berada di kawasan pegunungan.
Pertanyaan yang muncul beragam, mulai dari alasan Pulau Jawa memiliki banyak gunung api, tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi erupsi, keamanan aktivitas pendakian, hingga lokasi evakuasi apabila warga harus mengungsi.
"Banyak yang bertanya kenapa di Pulau Jawa banyak gunung api, apa yang harus dilakukan saat terjadi erupsi, apakah aman mendaki gunung, bagaimana prosedur pendakian yang benar, sampai nanti kalau harus mengungsi itu ke mana," tutur Mukijo.
Ia menilai tingginya rasa ingin tahu para siswa menjadi modal penting untuk menumbuhkan budaya sadar bencana sejak usia sekolah. Pengetahuan yang dimiliki diharapkan mampu membantu mereka bersikap tenang dan mengambil langkah yang tepat apabila terjadi peningkatan aktivitas Gunung Raung.
"Kami ingin menanamkan bahwa hidup berdampingan dengan gunung api harus dibarengi dengan pengetahuan mitigasi. Dengan begitu, ketika ada informasi resmi mengenai peningkatan aktivitas gunung, mereka tidak panik dan tahu langkah yang harus dilakukan," pungkasnya.
Editor: Arif Ardliyanto