Tak Beri Celah Bandar Narkoba, Lapas Banyuwangi Dapat Sorotan DPRD
BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Keberhasilan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggagalkan berbagai upaya penyelundupan narkoba mendapat apresiasi dari Komisi I DPRD Kabupaten Banyuwangi. Ketatnya sistem pengamanan dinilai menjadi bukti komitmen lapas dalam memerangi peredaran narkotika di balik tembok penjara.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila, saat melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau langsung sejumlah fasilitas keamanan di Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Rabu (15/7/2026).
Dalam kunjungannya, rombongan DPRD didampingi jajaran internal lapas untuk melihat sejumlah titik vital yang menjadi bagian dari sistem pengamanan, termasuk area branggang lapas.
Menurut Marifatul Kamila, keberhasilan petugas menggagalkan penyelundupan narkoba dengan berbagai modus menunjukkan bahwa pengawasan di Lapas Banyuwangi berjalan efektif dan didukung integritas petugas yang tinggi.
"Keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkoba berkali-kali dengan berbagai modus ini membuktikan bahwa sistem pengawasan dan integritas petugas di sini berjalan dengan sangat baik," ujarnya.
Selain meninjau aspek keamanan, Komisi I DPRD Banyuwangi juga membahas implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah konsep penjara sebagai ultimum remedium atau upaya terakhir dalam penegakan hukum pidana.
Konsep tersebut diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi persoalan kelebihan kapasitas (overcapacity) yang masih dihadapi banyak lembaga pemasyarakatan di Indonesia.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan DPRD Banyuwangi. Ia menegaskan pihaknya akan terus memperkuat sistem pengamanan demi mencegah masuknya narkoba ke dalam lapas.
"Dukungan dari Komisi I DPRD Banyuwangi ini menjadi suntikan motivasi bagi kami. Pengamanan di seluruh area akan terus kami perketat secara konsisten. Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba ke dalam lapas," tegas Solichin.
Tak hanya membahas keamanan, kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan peninjauan program pembinaan warga binaan. Marifatul Kamila mengunjungi Galeri Jeruji Osing, tempat dipamerkannya berbagai hasil karya warga binaan, termasuk produk batik.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian di Lapas Banyuwangi, Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi itu turut membeli sejumlah kain batik hasil karya warga binaan untuk dibawa pulang.
Editor : Arif Ardliyanto