Viral Remaja Bugil Terima Pesanan Ojol di Sidoarjo, Polisi dan Dinkes Turun Tangan
SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Warga Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan seorang remaja pria menerima pesanan dari pengemudi ojek online (ojol) dalam kondisi tanpa busana. Rekaman berdurasi 57 detik tersebut viral di berbagai platform media sosial dan memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Peristiwa itu diketahui terjadi di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Dalam video yang beredar, remaja berusia sekitar 18 tahun tampak telanjang bulat sambil tidur tengkurap di teras rumah dan memeluk guling.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, remaja tersebut diduga sebelumnya memesan minuman instan melalui aplikasi ojek online. Saat kurir datang mengantarkan pesanan, yang bersangkutan tetap berada di teras rumah tanpa mengenakan pakaian.
Pengemudi ojol sempat menegur remaja tersebut karena dinilai tidak pantas menerima pesanan dalam kondisi demikian. Rekaman kejadian itu kemudian menyebar luas di media sosial hingga menjadi perbincangan publik.
Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Polsek Buduran bersama perangkat Desa Dukuhtengah memanggil remaja itu beserta kedua orang tuanya ke balai desa untuk dimintai klarifikasi.
Kapolsek Buduran, Kompol Sugeng Sulistyono, membenarkan bahwa remaja dalam video tersebut merupakan warga Buduran.
"Memang benar, pemuda itu adalah warga kami. Remaja yang dimaksud sudah kami mitigasi dan kami arahkan untuk tetap menjaga etika agar tidak terulang kejadian serupa," ujar Kompol Sugeng Sulistyono.
Selain melakukan pembinaan, Forkopimka Buduran bersama pemerintah desa juga berencana melibatkan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan untuk memeriksa kondisi kesehatan remaja tersebut. Langkah ini dilakukan guna memastikan apakah terdapat kondisi medis atau gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Kepala Desa Dukuhtengah, Chusnul Arofiq, mengatakan pemeriksaan kesehatan akan segera dilakukan sesuai arahan kepolisian.
"Sesuai arahan Kapolsek, kami akan mendatangkan petugas kesehatan untuk memeriksa kondisi kesehatan yang bersangkutan," katanya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan video tersebut secara berlebihan demi menjaga privasi yang bersangkutan serta menyerahkan penanganan kasus kepada pihak berwenang.
Editor : Arif Ardliyanto