get app
inews
Aa Text
Read Next : Bikin Bangga! 51 Siswa ADEM Papua di Jatim Sukses Tembus PTN Jalur SNBP dan SNBT

Pergunu Dorong KH Muhammad Yusuf Hasyim Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:07 WIB
header img
Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, menegaskan KH Muhammad Yusuf Hasyim memenuhi seluruh persyaratan untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Asep dalam Seminar Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional KH Muhammad Yusuf Hasyim yang digelar di Surabaya.

"Seminar ini kami laksanakan untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat bahwa KH Muhammad Yusuf Hasyim telah memenuhi syarat. Artinya, beliau tinggal menunggu waktu untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional," ujar Asep, Kamis (16/7/2026).

Ketua Umum Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) itu menjelaskan, usulan KH Muhammad Yusuf Hasyim atau yang akrab disapa Pak Ud telah melalui proses penilaian Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) hingga masuk dalam daftar 20 nama yang diajukan kepada Presiden.

Menurutnya, dari 48 usulan calon Pahlawan Nasional yang diseleksi pada tahun sebelumnya, hanya 20 nama yang diteruskan ke Presiden. Dari jumlah tersebut, pemerintah menetapkan 10 tokoh sebagai Pahlawan Nasional, sementara KH Muhammad Yusuf Hasyim termasuk dalam 10 nama yang belum ditetapkan.

"KH Muhammad Yusuf Hasyim merupakan bagian dari 10 nama yang belum ditetapkan dari 20 usulan tahun lalu. Tentunya beliau akan menjadi salah satu yang mendapat prioritas pada pengusulan berikutnya," katanya.

Asep menilai kekuatan utama pengusulan tersebut terletak pada kelengkapan naskah akademik. Buku berjudul KH Muhammad Yusuf Hasyim: Hidup, Pemikiran, dan Keperjuangannya disusun berdasarkan sekitar 120 referensi, terdiri atas 76 sumber primer dan sisanya sumber sekunder.

Ia menyebut jumlah sumber primer tersebut menjadi salah satu yang paling lengkap dibandingkan usulan tokoh lain yang dibahas Dewan Gelar pada tahun sebelumnya.

Selain itu, Asep mengajak media massa turut menyebarluaskan informasi mengenai perjuangan KH Muhammad Yusuf Hasyim. Menurutnya, seluruh pemberitaan akan dihimpun sebagai bagian dari dukungan terhadap proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP), Prof. Usep Abdul Matin, mengatakan naskah akademik pengusulan KH Muhammad Yusuf Hasyim disusun dengan mengutamakan sumber-sumber primer yang memiliki validitas tinggi.

"Dari 120 sumber yang kami gunakan, sebanyak 76 merupakan sumber primer, baik dari arsip Belanda, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Pesantren Tebuireng, maupun dokumen keluarga KH Muhammad Yusuf Hasyim," ujar Usep.

Ia menjelaskan, penggunaan sumber primer bertujuan menghadirkan rekam jejak perjuangan KH Muhammad Yusuf Hasyim yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik dan historis.

Berdasarkan hasil kajian tersebut, lanjutnya, KH Muhammad Yusuf Hasyim dinilai konsisten memperjuangkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk menghadapi pengaruh komunisme sejak dekade 1940-an hingga akhir hayatnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut