Cara SMPN Pasuruan Bentuk Karakter Siswa Ini Jadi Sorotan, Dimulai Sejak Pukul 06.00 WIB
Selain membangun kedisiplinan, sekolah juga memberikan perhatian besar terhadap pembentukan karakter spiritual siswa.
Melalui program GEMA (Gerakan Membaca Al-Qur'an), seluruh siswa diajak membaca Al-Qur'an selama lima menit sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna serta pembiasaan melaksanakan Salat Dhuha dan Salat Dzuhur berjamaah.
Program tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai religius sehingga siswa tetap mengingat Sang Pencipta di tengah aktivitas belajar.
PEMBATIK JUARA SPANSIX juga memberikan ruang bagi penguatan rasa cinta tanah air.
Setiap pagi, seluruh warga sekolah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya setelah berdoa bersama. Selanjutnya, pada pukul 09.50 WIB, siswa bersama guru membaca teks Pancasila serta visi sekolah sebagai pengingat terhadap nilai-nilai kebangsaan dan tujuan pendidikan.
"Harapannya, siswa semakin bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia sekaligus memahami arah pendidikan yang sedang mereka tempuh," kata Aninda.
Tak hanya fokus pada pembentukan karakter dan spiritual, SMP Negeri 6 Pasuruan juga memperhatikan kesehatan fisik peserta didik.
Setiap pagi siswa mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat sebagai upaya menjaga kebugaran sekaligus membangun semangat positif sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Menurut Aninda, keberhasilan pembentukan karakter tidak dapat dilakukan sekolah sendirian. Dibutuhkan kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua agar nilai-nilai positif yang ditanamkan di sekolah juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
"Konsistensi pembiasaan karakter di sekolah maupun di rumah menjadi kunci terbentuknya karakter siswa yang kuat dan berkelanjutan," jelasnya.
Melalui PEMBATIK JUARA SPANSIX, SMP Negeri 6 Pasuruan berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, serta karakter yang siap menghadapi tantangan masa depan.
"Karena pada akhirnya, karakter yang baik merupakan bekal paling berharga yang akan dibawa siswa dalam menjalani kehidupan," pungkas Aninda.
Editor : Arif Ardliyanto