Masuki Dekade Kedua, Kampus Berbasis Teknologi di Malang ini Perkuat Ekosistem Digital Technopreneur
MALANG, iNewsSurabaya.id – Memasuki dekade kedua perjalanannya, Binus Malang memperkuat perannya sebagai katalis perubahan melalui pengembangan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi dan kewirausahaan.
Kampus ini optimistis mampu melahirkan lebih banyak lulusan Digital Technopreneur yang inovatif, adaptif, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam perayaan hari jadi Binus Malang yang ke-10 pada 21 Juli 2026. Momentum satu dekade ini menjadi penegasan bahwa perjalanan institusi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan kontribusi nyata bagi pembangunan.
Mengusung tema "Beyond Innovation, Toward Impact", perayaan tersebut merupakan turunan dari tema besar 45 tahun Binus University, yakni "Co-Creating the Intelligent Society".
Tema ini mencerminkan komitmen Binus Malang untuk menjadikan inovasi sebagai awal dalam menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sejak berdiri pada 2016, kampus yang ada di Kecamatan Pakis, Malang ini mengusung konsep Digital Technopreneur Campus. Yakni, yang mengintegrasikan teknologi digital dan kewirausahaan dalam proses pembelajaran.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga didorong menjadi inovator yang mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan industri dan masyarakat.
Selama satu dekade terakhir, Binus Malang terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di Jawa Timur dan Indonesia Timur. Kampus ini secara konsisten menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), serta kolaborasi dengan berbagai mitra industri.
Sebagai bagian dari Binus University, Binus Malang juga terus memperluas jejaring internasional melalui kerja sama dengan institusi pendidikan dan industri global. Selain itu, mahasiswa mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai program global exposure dengan metode pembelajaran yang menitikberatkan pada kemampuan problem solving, kolaborasi, dan inovasi.
Rektor Binus University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan perjalanan satu dekade Binus Malang merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membangun masyarakat yang cerdas, adaptif, dan siap menghadapi perubahan.
“Kami percaya kolaborasi antara pendidikan, teknologi, dan entrepreneurship akan melahirkan generasi yang tidak hanya siap menghadapi perubahan, tetapi juga mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat luas," ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Sementara itu, Direktur Binus Malang, Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., menegaskan bahwa inovasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Binus Malang akan terus berkomitmen mencetak lulusan berstandar global, baik sebagai profesional maupun entrepreneur, yang mampu menjawab tantangan era digital serta berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional," katanya.
Editor : Arif Ardliyanto