Bukan Sekadar Tempat Ngopi, Kedai Kopi di Surabaya Ini Punya Misi Sosial yang Tak Banyak Diketahui
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Tren kedai kopi di Surabaya terus berkembang dengan beragam konsep kreatif. Namun, Dompet Dhuafa Jawa Timur menghadirkan sesuatu yang berbeda. Melalui Coffee Shop MADAYA, aktivitas menikmati secangkir kopi tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan sosial yang mendukung pemberdayaan masyarakat.
Coffee shop tersebut menjadi salah satu wajah baru kantor Dompet Dhuafa Jawa Timur di Jalan Genteng Kali Nomor 158, Surabaya, yang resmi dibuka dengan mengusung tema "Satu Atap Kebaikan". Konsep ini memadukan layanan sosial, ruang belajar, hingga pusat pemberdayaan ekonomi dalam satu lokasi.
General Manager Mobilisasi Wakaf Dompet Dhuafa, Bobby P. Manullang, menjelaskan kantor baru tersebut dirancang sebagai pusat layanan terpadu yang menghubungkan berbagai program kemanusiaan, mulai dari pelayanan mustahik, penyusunan program, hingga implementasi pemberdayaan masyarakat.
"Kami berharap kantor ini menjadi one stop center untuk layanan mustahik, mendesain program, sekaligus mengimplementasikan berbagai program pemberdayaan Dompet Dhuafa," ujar Bobby.
Kantor baru Dompet Dhuafa Jawa Timur memiliki nilai istimewa karena dibangun dari wakaf keluarga almarhum Abdul Rahman Usman. Menurut Bobby, keberadaan gedung ini menjadi bukti bahwa pengelolaan wakaf yang profesional mampu memberikan manfaat luas dan berkelanjutan.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang percaya menyalurkan wakaf melalui lembaga yang amanah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak penerima.
Salah satu daya tarik kantor baru ini adalah Coffee Shop MADAYA, singkatan dari Masyarakat Berdaya. Kedai kopi ini bukan sekadar tempat menikmati minuman, melainkan bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi yang dibangun Dompet Dhuafa.
Editor: Arif Ardliyanto