Gempuran Mobil Listrik China Kian Kuat, Suzuki Berupaya Pertahankan Pasar di Jatim
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – PT United Motors Center (UMC) selaku diler Suzuki di Jawa Timur (Jatim) optimistis mampu mempertahankan kinerja penjualan di tengah semakin ketatnya persaingan industri otomotif, khususnya dengan masifnya kehadiran merek-merek mobil listrik asal China.
Senior Area Sales Manager PT UMC, Wiyarso Adiwibowo, mengatakan tren kendaraan listrik terus meningkat secara nasional. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi seluruh pelaku industri otomotif, termasuk Suzuki di Jatim.
"Secara nasional, penjualan mobil listrik sudah mencapai sekitar 26 persen. Di Jatim juga semakin banyak merek-merek China yang menghadirkan produk baru. Ini tentu menjadi tantangan bagi kami, khususnya UMC sebagai diler Suzuki di Jatim," ujar Wiyarso, Rabu (29/7/2026).
Meski demikian, ia menegaskan Suzuki masih mampu mempertahankan kinerja penjualannya sepanjang semester I 2026.
"Di tengah masuknya berbagai merek baru tersebut, kami masih bisa mempertahankan market dan penjualan Suzuki di Jatim. Ini menjadi capaian yang cukup positif," katanya.
Berdasarkan data hingga Juni 2026, Suzuki mencatat pangsa pasar (market share) sebesar 11 persen di Jatim dengan total penjualan 4.108 unit secara year-to-date. Khusus pada Juni 2026, pangsa pasar Suzuki bahkan mencapai 14 persen, menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
"Kalau dibandingkan tahun 2025 yang berada di kisaran 9 persen, capaian tahun ini meningkat cukup signifikan. Untuk Juni saja market share kami mencapai 14 persen, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir," jelasnya.
Wiyarso menambahkan, Suzuki Indonesia juga telah menyiapkan berbagai strategi jangka panjang untuk menghadapi perubahan tren industri otomotif, termasuk perkembangan kendaraan elektrifikasi.
"Suzuki Indonesia sudah memiliki roadmap produk hingga tahun 2030. Memang belum bisa kami sampaikan secara detail, tetapi strategi tersebut sudah disiapkan untuk mengantisipasi perkembangan pasar ke depan," ujarnya.
Di sisi lain, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi menghadirkan penyegaran pada lini SUV tujuh penumpangnya melalui Suzuki XL7 terbaru. Pembaruan dilakukan pada tiga varian, yakni New Alpha Hybrid, New Beta Hybrid, dan New Zeta.
Model terbaru tersebut hadir dengan desain eksterior yang lebih modern, pembaruan interior, peningkatan fitur keselamatan, serta teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) pada varian Alpha Hybrid dan Beta Hybrid untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Suzuki juga menambahkan sejumlah fitur keselamatan baru pada varian tertinggi, seperti 360 View Camera, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), serta Digital Video Recorder (DVR). Sementara fitur keselamatan standar seperti ABS, Dual SRS Airbags, Electronic Stability Program (ESP), dan Hill Hold Control tetap dipertahankan pada varian tertentu.
Untuk performa, seluruh varian masih mengandalkan mesin bensin 1.500 cc K15B. Khusus varian New Alpha Hybrid dan New Beta Hybrid, Suzuki menyematkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih ramah lingkungan.
Suzuki XL7 terbaru telah dipasarkan di seluruh jaringan dealer resmi Suzuki di Indonesia. Khusus untuk wilayah Jatim, harga On The Road (OTR) masing-masing varian adalah, New Zeta MT Rp288,8 juta, New Zeta AT Rp299,8 juta, New Beta Hybrid MT Rp318 juta, New Beta Hybrid AT Rp329 juta, New Alpha Hybrid AT Single Tone Rp343,7 juta dan New Alpha Hybrid AT Two Tone Rp345,7 juta.
Editor: Arif Ardliyanto