Harga Emas Bikin Bingung, Fenomena Tak Biasa Terjadi Tahun 2026, Prediksinya Makin Sulit Ditebak
Karena itu, investor disarankan tidak terpancing oleh perubahan harga harian. Strategi membeli secara bertahap atau average cost dinilai lebih efektif untuk membangun nilai aset dalam jangka panjang.
Pandangan senada disampaikan Pimpinan Cabang Pegadaian Dinoyo Surabaya, Deddy Darmawan. Menurutnya, harga emas saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi pada awal tahun sehingga menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi.
"Harga emas memang saat ini masih turun dibandingkan puncaknya pada Januari. Justru ini saat yang tepat untuk membeli, karena investasi emas idealnya untuk jangka panjang dan nilainya cenderung terus meningkat," ujar Deddy.
Ia menambahkan, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang mampu menjaga nilai kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski harga bergerak mengikuti mekanisme pasar internasional, investor tidak perlu panik menghadapi fluktuasi jangka pendek.
Pegadaian pun terus mendorong masyarakat memanfaatkan berbagai layanan investasi emas, baik melalui pembelian emas fisik maupun Tabungan Emas. Dengan nominal yang terjangkau, masyarakat dapat mulai membangun aset secara bertahap tanpa harus menyiapkan dana besar.
Stabilnya harga emas dalam beberapa pekan terakhir dinilai menjadi momentum menarik bagi investor. Meski arah pergerakannya kini semakin sulit diprediksi dan menghadirkan fenomena yang tidak biasa, Pegadaian menilai strategi terbaik tetap sama, yakni mempertahankan emas yang sudah dimiliki dan memanfaatkan koreksi harga untuk menambah investasi jangka panjang.
Editor : Arif Ardliyanto