get app
inews
Aa Text
Read Next : Modus Penipuan Investasi Titip Qurban, Korban Telan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Polresta Sumenep Dirikan Posko Darurat Tangani Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2

Senin, 03 Agustus 2026 | 08:17 WIB
header img
Polresta Sumenep mendirikan Posko Terpadu di Pelabuhan Kalianget untuk membantu evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2. (Foto : Istimewa).

SUMENEP, iNewsSurabaya.id – Polresta Sumenep mendirikan Posko Terpadu di Pelabuhan Kalianget untuk mendukung proses evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Minggu (2/8/2026). 

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu langsung menuju Pelabuhan Kalianget setelah menerima laporan kebakaran. Ia memimpin penanganan di lapangan sekaligus memastikan proses evakuasi penumpang berlangsung cepat, aman, dan terkoordinasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polresta Sumenep Ipda Ardan mengatakan Posko Terpadu menjadi pusat koordinasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan.

"Atas instruksi Bapak Kapolresta, kami mendirikan posko untuk mempercepat penanganan keadaan darurat sekaligus mendukung kelancaran proses evakuasi dan pelayanan kepada para korban," kata Ardan, Minggu (2/8/2026).

Selain mendirikan posko, personel Polresta Sumenep melakukan sterilisasi di kawasan Pelabuhan Kalianget dan lokasi yang menjadi titik kedatangan korban. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan serta memperlancar proses evakuasi.

Polresta Sumenep juga terus berkoordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait dalam operasi pencarian dan penyelamatan. "Kami juga melakukan mitigasi bersama masyarakat agar tidak ada kapal maupun warga yang mendekati lokasi kejadian karena proses evakuasi masih berlangsung," ujar Ardan.

Untuk mengantisipasi kebutuhan medis, Polresta Sumenep menyiagakan personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes). Polisi juga berkoordinasi dengan sejumlah fasilitas kesehatan, yakni RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, RSI Garam Kalianget, dan BHC Sumenep.

"Sidokkes telah berkoordinasi dengan rumah sakit agar penanganan medis dapat segera diberikan apabila dibutuhkan para korban," katanya.

Ardan mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait insiden tersebut. Ia juga meminta masyarakat tidak mendekati lokasi kejadian agar tidak mengganggu proses evakuasi.

"Kami mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja secara maksimal demi keselamatan bersama," pungkasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut