Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kandidat Ketua Umum PBNU Saling Serang, Kiai Jombang Ingatkan Hal yang Tak Boleh Hilang di NU
Advertisement . Scroll to see content

Muktamar NU ke-35 Makin Dekat, Para Kiai Beri Peringatan Keras soal Politik Uang, Ini Poinnya

Senin, 24 Agustus 2026 | 23:56 WIB
  • author Pramono Putra
Muktamar NU ke-35 Makin Dekat, Para Kiai Beri Peringatan Keras soal Politik Uang, Ini Poinnya
Menjelang Muktamar NU ke-35 di Jombang, para kiai di Sidoarjo menyoroti politik uang, arah kepemimpinan, dan lima pokok pikiran untuk masa depan NU. Foto iNewsSurabaya.id/pram

SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, sejumlah kiai dan pengasuh pondok pesantren berkumpul di Sidoarjo. Mereka membahas masa depan organisasi sekaligus menyerukan agar pelaksanaan muktamar berlangsung aman, tertib, bermartabat, dan jauh dari kepentingan politik uang.

Pesan tersebut mengemuka dalam Halaqoh Alim Ulama Pengasuh Pondok Pesantren yang digelar di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (24/8/2026).

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dua periode, KH Said Aqil Siraj, turut menyampaikan pandangannya melalui sambungan Zoom. Ia berhalangan hadir secara langsung dalam forum tersebut dan kini menjabat sebagai Mustasyar PBNU masa khidmat 2022–2027.

Dalam pesannya, KH Said Aqil meminta para ulama ikut mengambil peran dalam mengawal jalannya Muktamar NU ke-35. Menurut dia, muktamar bukan sekadar forum untuk menentukan pergantian atau kepemimpinan baru, tetapi juga momentum untuk kembali meneguhkan arah perjuangan NU sesuai khittah para pendirinya.

Ia mengingatkan seluruh pihak agar menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Kebersamaan dan kehormatan NU, kata dia, harus menjadi perhatian utama selama proses muktamar.

"Ini adalah amanat yang sangat berat, yang tidak mungkin hanya kita atasi dengan tenang-tenang saja, dengan santai-santai saja. Kita prihatin, kita harus betul-betul bismillah, mensukseskan muktamar kali ini dengan penuh mahabah, dengan penuh wibawa," ujar KH Said Aqil Siraj.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut