Kendaraan Ini Punya Senjata Baru Lawan Mobil Listrik, Penjualan Sudah Capai 400 Unit di Area Jatim
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Persaingan kendaraan ramah lingkungan di Jawa Timur mulai memasuki babak baru. Ketika mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) semakin banyak hadir di pasar, Toyota memilih memperkuat pilihan teknologi hybrid untuk menjangkau konsumen yang masih membutuhkan fleksibilitas kendaraan konvensional.
Strategi tersebut salah satunya diwujudkan melalui Toyota Veloz Hybrid yang menyasar segmen low MPV. Sejak diperkenalkan, kendaraan elektrifikasi ini mendapat respons positif dan disebut mampu membukukan penjualan sekitar 2.000 unit per bulan secara nasional.
Jawa Timur menjadi salah satu wilayah dengan kontribusi cukup besar. Penjualan Veloz Hybrid di wilayah ini diperkirakan mencapai 300-400 unit per bulan, atau sekitar 20 persen dari penjualan nasional.

Angka tersebut menjadi sinyal bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan hybrid mulai tumbuh. Teknologi ini dinilai menawarkan jalan tengah bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara secara drastis.
East Java & Bali Area Head PT Toyota-Astra Motor (TAM) Jawa Timur, Laz Marthino, mengatakan Toyota tidak menerapkan strategi yang hanya mengandalkan satu jenis teknologi kendaraan.
Menurutnya, Toyota menggunakan pendekatan multi-pathway, yakni menghadirkan berbagai pilihan teknologi kendaraan sesuai kebutuhan konsumen dan kondisi pasar.
"Selain model-model medium seperti Zenix Hybrid, kami juga sekarang sudah masuk ke segmen low MPV seperti Veloz yang lebih bisa diterima oleh masyarakat yang lebih luas," kata Laz Marthino.
Editor : Arif Ardliyanto