Nekat Tembus Tebing Terjal, Warga Jatiarjo Ceritakan Kisah Padamkan Api di Lereng Arjuno 2.860 Mdpl
PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Kebakaran di kawasan Gunung Arjuno membuat warga yang tinggal di lereng gunung ikut bergerak. Kekhawatiran bukan hanya soal meluasnya kobaran api, tetapi juga ancaman terhadap sumber mata air yang menjadi tumpuan kebutuhan masyarakat saat musim kemarau.
Salah satu kelompok yang turun langsung melakukan pemadaman adalah warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Mereka tergabung dalam Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Arjuna Lestari, khususnya Pokja Watu Wajan.
Ketua Pokja Watu Wajan LPHD Arjuna Lestari, Korib, mengatakan warga mulai mengetahui adanya titik api dari pantauan wilayah desa. Api terlihat mengarah ke kawasan cemara di lereng Gunung Arjuno.

Kondisi tersebut membuat warga khawatir api semakin turun dan mendekati kawasan yang memiliki sumber mata air.
“Kita lihat dari desa ada titik api yang sudah menyeberang ke tempat cemara. Kita takut kalau menjulur ke bawah. Yang harus kita selamatkan itu mata air sumber desa,” ujar Korib.
Menurutnya, keberadaan hutan di bagian atas kawasan sumber mata air sangat penting bagi masyarakat, terlebih ketika memasuki musim kemarau. Jika kawasan hutan terbakar, fungsi kawasan sebagai penyangga sumber air dikhawatirkan ikut terganggu.
Karena itu, warga kemudian berunding untuk menentukan langkah. Informasi mengenai kondisi di atas gunung saat itu belum sepenuhnya bisa dijangkau sehingga mereka memilih melakukan penelusuran secara langsung.
Editor : Arif Ardliyanto