Persebaya Tak Mau Kendor Jelang Hadapi PSIM, Kondisi Fisik Pemain Jadi Perhatian Utama
Apalagi, pertandingan melawan PSIM Yogyakarta akan digelar di kandang sendiri. Dukungan Bonek dan Bonita di Stadion GBT diharapkan menjadi tambahan energi bagi skuad Bajol Ijo untuk memburu hasil maksimal.
Diogo menilai proses pemulihan tidak kalah penting dibandingkan latihan. Pemain harus diberi kesempatan untuk mengembalikan kondisi fisik setelah pertandingan sekaligus mendapatkan stimulus yang cukup untuk menjaga kesiapan mereka.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari seberapa berat latihan yang diberikan. Kondisi pemain ketika memasuki pertandingan menjadi tolok ukur utama.
"Tujuan akhirnya adalah memastikan pemain datang ke pertandingan berikutnya dalam kondisi segar, sudah pulih, dan siap bermain dengan intensitas tinggi," pungkasnya.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, Persebaya kini berusaha menjaga kebugaran sekaligus mempertahankan momentum positif pada awal perjalanan mereka di Super League 2026/2027. Laga kontra PSIM pun menjadi kesempatan bagi Bajol Ijo untuk kembali menunjukkan performa terbaik di hadapan publik Surabaya.
Editor: Arif Ardliyanto