4 Direktur Pertamina Ternyata Alumni ITS, Ini Pesan Penting untuk Mahasiswa di Era Digital
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Tantangan menjaga ketahanan energi nasional tidak hanya membutuhkan kesiapan teknologi, tetapi juga regenerasi sumber daya manusia. Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan Pertamina Goes to Campus (PGTC) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Program tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh perkembangan industri energi sekaligus memahami kebutuhan kompetensi yang akan dihadapi generasi muda di masa mendatang.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, mengatakan Pertamina Goes to Campus merupakan program yang digagas PT Pertamina (Persero) dan kemudian dilaksanakan melalui sejumlah subholding.

Menurut dia, ITS dipilih karena memiliki hubungan yang cukup kuat dengan perkembangan industri energi, termasuk kontribusi akademik dan teknologi yang selama ini dihasilkan kampus tersebut.
“ITS ini menjadi salah satu kampus yang memberikan kontribusi teknologi yang digunakan oleh Pertamina secara umum ataupun Pertamina Patra Niaga khususnya,” ujar Roberth.
Selain kontribusi di bidang teknologi, Roberth menyebut banyak lulusan ITS yang kemudian berkarier di lingkungan Pertamina, termasuk Pertamina Patra Niaga. Kondisi tersebut membuat kegiatan PGTC di ITS memiliki keterkaitan tersendiri dengan perjalanan perusahaan.
Kegiatan kali ini juga menghadirkan empat direktur Pertamina Patra Niaga yang merupakan alumni ITS. Menurut Roberth, keberadaan para alumni tersebut menjadi gambaran bahwa hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri dapat berlanjut dalam bentuk kontribusi profesional.
“Harapannya, Pertamina Goes to Campus ini memberikan pemahaman, informasi dan pengetahuan kepada mahasiswa supaya mereka bisa lebih dini mempersiapkan diri, baik dari sisi akademis maupun pengalaman organisasi,” katanya.
Editor: Arif Ardliyanto