Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Konten "Italian Brairot": Anomali Viral di Medsos, Bahaya bagi Perkembangan Anak
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Sepelekan Rasa Ingin Tahu Anak, Ternyata Bisa Membentuk Cara Berpikir Sejak Dini

Sabtu, 19 September 2026 | 09:02 WIB
  • author Hendro Djatmiko
Jangan Sepelekan Rasa Ingin Tahu Anak, Ternyata Bisa Membentuk Cara Berpikir Sejak Dini
Rasa ingin tahu anak menjadi bagian penting dalam proses belajar. Eksplorasi melalui bermain dan pengalaman langsung dinilai membantu membangun pola pikir sejak dini. Foto iNewsSurabaya.id/hendro

Eksplorasi, kata dia, memberikan kesempatan kepada anak untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga membangun pemahaman berdasarkan apa yang mereka lihat dan alami sendiri.

“Melalui eksplorasi, anak memiliki kesempatan untuk memenuhi kebutuhan belajar dan rasa ingin tahunya secara alami. Karena itu, lingkungan belajar perlu mampu memfasilitasi rasa ingin tahu tersebut agar berkembang secara optimal,” jelasnya.

Eksplorasi pada anak usia dini sebenarnya dapat dimulai dari aktivitas yang sederhana. Benda-benda yang ditemui sehari-hari pun bisa menjadi media untuk mengenalkan berbagai konsep kepada anak.

Hal itu terlihat dalam aktivitas “Little Explorers”. Anak-anak diajak mengikuti kegiatan sensori, salah satunya berjalan di atas sensory mats dan berinteraksi dengan berbagai material.

Mereka juga dikenalkan dengan benda seperti batu, sayuran dan sejumlah objek lain yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui aktivitas tersebut, anak dapat mengenali perbedaan tekstur, bentuk dan karakteristik benda dengan menggunakan indera. Pengalaman langsung semacam ini juga memberi kesempatan bagi anak untuk mengamati, membandingkan dan menghubungkan apa yang dialami dengan pengetahuan baru.

Kepala Sekolah Preschool Elyon Christian School West Campus, Evy Lindayana, mengatakan guru memiliki peran penting dalam memastikan aktivitas yang diberikan tetap sesuai dengan usia dan kebutuhan perkembangan anak.

“Dengan demikian, anak dapat belajar melalui pengalaman yang menyenangkan sekaligus terus mengembangkan kemampuan berpikirnya,” kata Evy.

Pendekatan pembelajaran melalui bermain dan eksplorasi juga diterapkan dalam Cambridge Early Years. Dalam pendekatan tersebut, aktivitas bermain dapat menjadi bagian dari proses anak mengembangkan kemampuan berpikir.

Anak diberi kesempatan untuk mencoba berbagai kemungkinan, mengamati hasilnya dan menemukan pemahaman melalui pengalaman.

Sementara itu, pada jenjang Cambridge Primary, siswa didorong untuk lebih aktif dalam bertanya dan mengeksplorasi. Kemampuan problem solving juga menjadi bagian dari proses pembelajaran.

Dengan pola tersebut, proses pendidikan tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik. Perkembangan anak juga mencakup kemampuan berpikir, pembentukan karakter, kreativitas hingga kebugaran fisik.

Elyon mengintegrasikan sejumlah aspek tersebut melalui nilai Christ-centredness, Character, Competence, Creativity, dan Corpus Fitness.

Pendekatan itu menempatkan pengalaman belajar sebagai bagian dari proses perkembangan anak secara menyeluruh. Anak tetap mendapatkan ruang untuk bertanya, mencoba dan menemukan sesuatu dengan cara yang sesuai dengan tahap perkembangannya.

Luciana menilai eksplorasi pada akhirnya bukan sekadar kegiatan untuk memperkenalkan hal baru. Ada kebiasaan belajar yang ingin dibangun melalui proses tersebut.

“Pada akhirnya, eksplorasi bukan hanya tentang menemukan hal-hal baru, tetapi juga tentang memberikan ruang bagi anak untuk bertanya, mencoba, berpikir, dan bertumbuh,” ungkapnya.

Rangkaian Open House “Little Explorers” telah selesai digelar. Elyon Christian School masih membuka kesempatan bagi keluarga yang ingin mengenal proses pembelajaran melalui kegiatan trial class untuk anak usia 15 bulan hingga 4 tahun.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut