Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Balik Jeruji Jadi Karya Bernilai, Warga Binaan Perempuan Lapas Banyuwangi Belajar Meronce Tas
Advertisement . Scroll to see content

16 Batang Kayu Jati Misterius Ditemukan di Banyuwangi, Ada Serkel Duduk di Lokasi

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:38 WIB
  • author Siswanto
16 Batang Kayu Jati Misterius Ditemukan di Banyuwangi, Ada Serkel Duduk di Lokasi
Petugas Perhutani menemukan 16 batang kayu jati tanpa dokumen di Banyuwangi. Kayu 1,93 meter kubik itu diduga berasal dari kawasan hutan BKPH Curahjati. (Foto iNewsSurabaya.id/Siswanto).

Saat pemeriksaan dilakukan, petugas mendapati 16 batang kayu jati gelondongan dengan total kubikasi mencapai 1,93 meter kubik. Kayu-kayu tersebut tidak disertai dokumen resmi yang dapat menerangkan asal-usul serta legalitas penguasaannya.

Keberadaan serkel duduk di sekitar tumpukan kayu turut menjadi perhatian petugas. Peralatan tersebut kemudian diamankan bersama kayu jati untuk kepentingan pemeriksaan.

Hingga kini, petugas masih melakukan penelusuran guna memastikan dari mana kayu-kayu tersebut berasal dan bagaimana bisa berada di lahan kosong tersebut.

Edy mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, kayu jati tersebut diduga kuat berasal dari kawasan hutan BKPH Curahjati. Namun, asal-usul kayu masih dalam proses pendalaman sehingga belum dapat disimpulkan secara final.

“Kayu jati yang kami temukan tidak dilengkapi dokumen resmi. Untuk sementara, kayu diduga kuat berasal dari kawasan hutan BKPH Curahjati dan masih kami lakukan penelusuran,” pungkas Edy.

Temuan ini menjadi bagian dari upaya petugas dalam mengawasi kawasan hutan sekaligus menelusuri dugaan peredaran kayu yang tidak dilengkapi dokumen resmi di wilayah Banyuwangi Selatan.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut