Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 20,9 Persen Anak Indonesia Tumbuh Tanpa Peran Ayah, Apa Dampaknya bagi Keluarga?
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Kapibara, Hewan Pengerat Terbesar di Dunia yang Jago Berenang

Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:43 WIB
  • author Andika
Mengenal Kapibara, Hewan Pengerat Terbesar di Dunia yang Jago Berenang
Kapibara menjadi daya tarik wisata edukasi. (Foto : Istimewa).

PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Kapibara merupakan hewan pengerat terbesar di dunia yang berasal dari Amerika Selatan. Sekilas, satwa ini tampak seperti marmut berukuran raksasa. Namun, di balik penampilannya yang menggemaskan, kapibara memiliki karakteristik dan kehidupan yang menarik untuk dipelajari.

Kapibara dikenal sebagai satwa semiakuatik yang sangat menyukai air. Hewan ini memiliki kaki dengan selaput di antara jari-jarinya yang membantu mereka berenang. Air menjadi bagian penting dalam kehidupan kapibara, mulai dari mendinginkan tubuh, bermain, hingga berlindung dari ancaman predator.

Selain memiliki kemampuan berenang, kapibara juga dikenal sebagai satwa yang memiliki sifat sosial. Mereka umumnya hidup secara berkelompok dan berkomunikasi menggunakan berbagai suara, seperti siulan, dengusan, maupun suara pendek yang menjadi tanda peringatan bagi kelompoknya.

Meski memiliki tubuh yang besar, kapibara merupakan hewan herbivora. Makanan utamanya berupa rumput, tanaman air, serta berbagai jenis tumbuhan. Kapibara juga memiliki gigi yang terus tumbuh sepanjang hidup sehingga aktivitas mengunyah menjadi bagian penting untuk membantu mengendalikan pertumbuhan giginya.

Kemampuan beradaptasi menjadi salah satu karakteristik lain yang dimiliki kapibara. Satwa ini dapat hidup di lingkungan yang dekat dengan sumber air dan dikenal memiliki perilaku relatif tenang. Sifat sosial tersebut membuat kapibara kerap terlihat dapat hidup berdampingan dengan berbagai jenis satwa lainnya.

Di balik wajahnya yang terlihat santai dan menggemaskan, kapibara tetap merupakan satwa yang membutuhkan lingkungan dan perawatan yang sesuai. Karena itu, interaksi pengunjung dengan kapibara di tempat wisata maupun kawasan konservasi perlu dilakukan dengan memperhatikan kesejahteraan satwa.

Pengunjung juga diimbau mengikuti aturan yang telah ditetapkan, tidak memberikan makanan secara sembarangan, serta memperlakukan satwa dengan lembut saat melakukan interaksi.

Marketing Communication Taman Safari Prigen, Aliefia mengatakan, kehadiran Capyland menjadi salah satu sarana bagi pengunjung untuk melihat kapibara secara lebih dekat sekaligus mendapatkan edukasi mengenai satwa tersebut.

"Adanya Capyland ini diharapkan kapibara bisa dilihat secara langsung oleh pengunjung dan menjadi bagian dari edukasi keluarga," ujar Aliefia, Sabtu (3/10/2026).

Kehadiran kapibara juga semakin dikenal masyarakat karena satwa tersebut kerap muncul dalam berbagai film animasi dan kartun populer. Salah satunya adalah karakter kapibara dalam film animasi Rio 2.

Popularitas tersebut membuat kapibara semakin mudah dikenali, terutama oleh anak-anak. Namun, mengenal satwa bukan hanya tentang melihat sisi lucu dan menggemaskannya.

Lebih dari itu, edukasi mengenai karakter, habitat, kebutuhan, serta cara memperlakukan satwa menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian terhadap kehidupan satwa.

Melalui interaksi yang bertanggung jawab, kunjungan keluarga ke kawasan satwa dapat menjadi pengalaman rekreasi sekaligus sarana pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal dan menghargai keberagaman satwa.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut