Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Desil Naik Drastis, Ribuan Warga Surabaya Ajukan Protes, DPRD Soroti Akurasi Data
Advertisement . Scroll to see content

Musim Hujan di Depan Mata, Warga Lontar Surabaya Desak Pemasangan U-Ditch Segera Dilakukan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:35 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Musim Hujan di Depan Mata, Warga Lontar Surabaya Desak Pemasangan U-Ditch Segera Dilakukan
Warga Lontar, Surabaya, meminta pemasangan U-Ditch segera direalisasikan jelang musim hujan. Cak Yebe siap mengawal aspirasi hingga bantuan rutilahu. Foto iNewsSurabaya.id/trisna

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Warga Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, mulai mengantisipasi datangnya musim hujan. Salah satu kebutuhan yang mereka soroti adalah pembenahan saluran air melalui pemasangan U-Ditch di sejumlah wilayah RT.

Aspirasi tersebut disampaikan warga kepada Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe saat menggelar reses di titik terakhir, Candi Lontar RT 6 RW 7, Kelurahan Lontar, Kamis (8/10/2026).

Warga mengeluhkan sejumlah usulan pemasangan U-Ditch di wilayah RW 7 yang hingga kini belum terealisasi. Padahal, keberadaan saluran drainase yang memadai dinilai penting untuk menghadapi curah hujan tinggi dan mengurangi potensi persoalan genangan di lingkungan permukiman.

Menanggapi aspirasi tersebut, Cak Yebe meminta pengurus RT dan RW lebih aktif mengawal setiap usulan pembangunan yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Dia juga mendorong agar dokumen usulan yang diajukan warga tidak hanya berhenti di tingkat kelurahan atau kecamatan. Salinan usulan tersebut, kata dia, sebaiknya turut diberikan kepada anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) setempat.

Langkah itu dinilai penting agar anggota dewan dapat mengetahui kebutuhan warga sekaligus ikut memantau perkembangan usulan hingga masuk tahap pelaksanaan.

“Kalau ada Musrenbang dan menyampaikan usulan terkait infrastruktur dan lainnya, sebisa mungkin memberikan salinan usulan tersebut kepada anggota dewan dapil agar menjadi atensi bagi dewannya untuk mengawal usulan tersebut sampai pada tahapan realisasinya,” ujar Cak Yebe.

Menurutnya, koordinasi antara pengurus lingkungan dengan anggota DPRD menjadi salah satu kunci agar aspirasi masyarakat tidak berhenti sebatas daftar usulan pembangunan.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut