Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terbongkar! Sabu Diselipkan dalam Ayam Goreng, 4 Orang Diciduk Polisi di Sidoarjo, Ada Lansia
Advertisement . Scroll to see content

Penyelundupan Narkoba ke Lapas Banyuwangi Terbongkar, Modusnya Pakai Kemasan Skincare

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:07 WIB
  • author Siswanto
Penyelundupan Narkoba ke Lapas Banyuwangi Terbongkar, Modusnya Pakai Kemasan Skincare
Petugas Lapas Banyuwangi menggagalkan dugaan penyelundupan narkotika bermodus wadah skincare. Sebanyak 12 pil trek dan dua klip diduga sabu diamankan. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Jawa Timur, menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dengan modus tak biasa. Barang terlarang tersebut disembunyikan di bagian bawah wadah krim wajah atau skincare untuk mengelabui pemeriksaan petugas.

Dalam pengungkapan itu, petugas mengamankan 12 butir pil yang disebut pil trek serta dua klip plastik berisi serbuk kristal putih yang diduga sabu. Total berat serbuk kristal tersebut dilaporkan sekitar 17 gram.

Kasus ini terungkap saat seorang karyawan paruh waktu Primkopasindo Lapas Banyuwangi berinisial SFP hendak membawa pasokan barang untuk kebutuhan kantin koperasi ke dalam lingkungan lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, mengatakan temuan tersebut bermula dari pemeriksaan rutin terhadap orang dan barang bawaan yang masuk melalui pintu utama. Pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lapas.

Kecurigaan petugas muncul ketika menemukan wadah krim wajah dengan kemasan yang dinilai tidak lazim.

“Saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan, ditemukan kejanggalan pada salah satu wadah krim muka. Kemasannya terkesan tidak sesuai standar pabrikan,” kata Solichin.

Meski pemeriksaan awal pada bagian dalam wadah krim tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan, petugas memutuskan melakukan pengecekan lebih mendalam. Bagian bawah kemasan kemudian dibongkar hingga ditemukan bungkusan plastik yang tersembunyi.

Bungkusan tersebut ternyata berisi 12 butir pil trek dan dua klip plastik berisi serbuk kristal putih yang diduga sabu.

“Saat dibuka, bungkusan tersembunyi itu berisi 12 butir pil trek serta dua klip plastik serbuk kristal putih diduga sabu,” ujarnya.

Dari pemeriksaan awal, SFP mengaku hanya dimintai bantuan oleh seorang warga binaan berinisial DSG untuk membawa barang tersebut ke dalam lapas. SFP berdalih tidak mengetahui adanya narkotika yang disembunyikan di dalam wadah krim wajah.

Solichin mengatakan petugas kemudian memanggil DSG untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan tersebut, DSG mengakui bahwa paket barang terlarang yang ditemukan petugas merupakan miliknya.

Pihak lapas selanjutnya menyerahkan SFP beserta barang bukti kepada Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Banyuwangi untuk penanganan hukum dan pengembangan kasus.

Sementara itu, DSG ditempatkan di sel isolasi atau straf sel guna mempermudah proses pemeriksaan lanjutan di lingkungan lapas.

Solichin menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Penempatan warga binaan di sel isolasi juga menjadi bagian dari langkah pengamanan selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Kami telah berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Banyuwangi guna pengembangan. Warga binaan juga kami tempatkan di sel isolasi guna pemeriksaan lanjutan. Jika memang terbukti melanggar, maka akan dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Pengungkapan ini menunjukkan pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap barang yang masuk ke lingkungan pemasyarakatan. Modus penyamaran melalui kemasan produk sehari-hari menjadi salah satu tantangan bagi petugas dalam mencegah peredaran narkotika di dalam lapas.

Meski demikian, dugaan keterlibatan pihak-pihak dalam perkara tersebut masih harus ditindaklanjuti melalui proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut