Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Buka Peluang Penguatan Industri Nasional
Pemerintah memprioritaskan ketersediaan gas untuk mendukung operasional pembangkit listrik PT PLN dan kebutuhan industri nasional agar aktivitas ekonomi tetap berjalan optimal.
Sementara itu, Robert menilai pengurangan ekspor sebesar 8 persen relatif kecil sehingga diperkirakan tidak memberikan tekanan signifikan terhadap perekonomian Singapura.
Kristian menambahkan, kepentingan energi nasional dan kepastian hukum perdagangan dapat berjalan beriringan selama pemerintah memastikan pelaksanaan kebijakan sesuai dengan ketentuan kontrak yang berlaku.
Dengan demikian, pengurangan ekspor gas berpotensi menjadi peluang untuk memperkuat industri nasional. Namun, realisasi manfaatnya akan bergantung pada kepastian pasokan, kesiapan infrastruktur, serta kemampuan industri memanfaatkan gas untuk meningkatkan produktivitas dan menghasilkan produk bernilai tambah lebih tinggi.
Editor: Arif Ardliyanto