Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lima Kompetensi Penting agar Lulusan SMA-SMK Mampu Bertahan di Dunia Kerja
Advertisement . Scroll to see content

Dulu Takut ke Toilet, Kini Anak-anak di Mojokerto Bisa Belajar Lebih Nyaman

Senin, 02 November 2026 | 15:40 WIB
  • author Lukman Hakim
Dulu Takut ke Toilet, Kini Anak-anak di Mojokerto Bisa Belajar Lebih Nyaman
Dulu anak takut ke toilet, kini SDN Kembangringgit 3 Mojokerto bersiap menuju Adiwiyata. (Foto : istimewa).

MOJOKERTO, iNewsSurabaya.id – Tawa anak-anak kembali memenuhi halaman SDN Kembangringgit 3, Kabupaten Mojokerto. Saat jam istirahat tiba, mereka berlarian, bermain, dan bercengkerama tanpa beban.

Namun, ada perubahan penting yang kini membuat aktivitas belajar di sekolah terasa lebih nyaman. Fasilitas toilet yang sebelumnya memprihatinkan telah direnovasi.

Bagi para guru dan murid, perubahan itu bukan sekadar pembaruan bangunan. Selama bertahun-tahun, toilet sekolah menjadi persoalan yang mengganggu kenyamanan belajar. Kondisinya kusam, berbau tidak sedap, dan sering tidak bisa digunakan akibat saluran air yang bermasalah.

Kepala SDN Kembangringgit 3, Nanik Anisah, masih mengingat bagaimana kondisi sanitasi sekolah sebelum diperbaiki. Toilet yang seharusnya menjadi fasilitas dasar justru membuat anak-anak merasa takut dan enggan menggunakannya.

“Dulu, keadaan toilet kami sangat suram dan memprihatinkan. Anak-anak kerap takut dan enggan masuk ke toilet. Bahkan, jika sudah tidak tertahankan, mereka terpaksa minta izin pulang ke rumah hanya untuk ke kamar mandi,” ujar Nanik, Senin (2/11/2026).

Bagi Nanik, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut kebersihan bangunan, tetapi juga kenyamanan dan konsentrasi siswa. Ketika anak-anak seharusnya fokus mengikuti pelajaran, sebagian justru harus menahan keinginan ke toilet atau pulang ke rumah untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Kondisi itu akhirnya berubah setelah PT Sun Paper Source, perusahaan yang merupakan bagian dari SPS Corporate, melakukan renovasi fasilitas sanitasi sekolah. Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Mojokerto tersebut melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan sekolah. Hasilnya, fasilitas sanitasi SDN Kembangringgit 3 menjadi salah satu prioritas perbaikan.

Renovasi dilakukan untuk mengubah kondisi toilet yang sebelumnya tidak layak menjadi fasilitas yang lebih bersih, nyaman, dan mendukung kesehatan siswa. Kini, keramik bersih, aliran air yang lancar, serta ruang toilet yang lebih terawat membuat anak-anak tidak lagi ragu menggunakan fasilitas sekolah.

HR Manager PT Sun Paper Source, Josephine Ayu Kinanti, mengatakan lingkungan sekolah yang sehat merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pendidikan.

“Kami menyadari bahwa pendidikan yang berkualitas harus ditopang oleh lingkungan yang sehat dan layak. Ketika kami melihat kondisi awal di SDN Kembangringgit 3, di mana anak-anak bahkan harus pulang ke rumah hanya untuk ke toilet, kami merasa perlu segera mengambil tindakan nyata,” ungkap Josephine.

Menurutnya, perbaikan fasilitas sanitasi tidak sekadar memperbarui bangunan, tetapi juga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi siswa selama berada di sekolah. “Kami ingin memastikan anak-anak bisa belajar dengan fokus, tanpa kecemasan, dan merasa dihargai di lingkungan sekolah mereka sendiri,” tambahnya.

Perubahan fasilitas sanitasi tersebut turut mendorong semangat warga sekolah untuk meningkatkan kualitas lingkungan. SDN Kembangringgit 3 kini mendapat kesempatan mengikuti Lomba Sekolah Adiwiyata tahun depan.

Nanik mengatakan renovasi toilet menjadi momentum bagi sekolah untuk memperkuat budaya hidup bersih dan sehat. Kebersihan lingkungan tidak lagi sebatas kegiatan rutin, tetapi mulai ditanamkan sebagai bagian dari kebiasaan siswa.

“Perubahannya luar biasa. Sekarang anak-anak jauh lebih nyaman dan percaya diri. Kami atas nama keluarga besar sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Sun Paper Source. Bantuan ini benar-benar menjadi titik kebangkitan kami,” tutur Nanik.

Ia berharap perbaikan fasilitas tersebut menjadi fondasi bagi pengembangan sekolah berwawasan lingkungan. Dengan dukungan sarana sanitasi yang lebih memadai, sekolah semakin optimistis mempersiapkan diri menuju Adiwiyata.

“Renovasi toilet ini menjadi pelecut semangat utama kami. Dari sinilah fondasi hidup bersih dan sehat dimulai. Kami makin optimistis menyambut penunjukan sebagai Sekolah Adiwiyata tahun depan, karena fasilitas pendukungnya kini sudah sangat memadai,” pungkasnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut