SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Public speaking, atau kemampuan berbicara di depan umum, kini menjadi keahlian dasar yang banyak diminati oleh kalangan muda, khususnya Generasi Z yang tengah menempuh pendidikan tinggi di Kota Surabaya.
Fenomena ini tidak lepas dari pengaruh platform media sosial yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari mereka. Generasi Z kerap menjadikan media sosial sebagai acuan dalam membentuk standar keahlian dan pandangan hidup.
Selain itu, gaya hidup masyarakat Kota Surabaya turut memberi tekanan tersendiri bagi para mahasiswa untuk menguasai public speaking. Sebagai kota dengan mayoritas penduduk berpendidikan tinggi dan menjadi tujuan bagi banyak perantau untuk mengadu nasib, kemampuan berkomunikasi yang baik menjadi kebutuhan untuk beradaptasi dengan pola pergaulan di kota ini.
Hal tersebut dirasakan langsung oleh Muhammad Daffa Ramadhan, atau yang akrab disapa Ardhan, mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Sebelumnya, Ardhan merantau selama empat tahun di Jombang dan Semarang sebelum kembali ke Surabaya untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
“Ketika kembali ke Surabaya, saya cukup kaget dengan gaya bahasa dalam pergaulan sehari-hari. Di sini, orang menilai value seseorang melalui gaya dan kecakapan berbicara,” ujar Ardhan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait