Menurutnya, selain prosedur yang rumit, petani juga sering menghadapi masalah keterlambatan distribusi pupuk. “Pupuk itu harus tersedia saat masa pemupukan, bukan setelahnya,” tambahnya.
Sementara itu, penjaga kios pupuk, Khusnul Khotimah, membenarkan bahwa lansia dalam video tersebut memang datang ke kiosnya dengan ambulans. Namun, ia menolak anggapan bahwa aturan terlalu rumit.
"Cukup membawa KTP dan KK. Jika diwakilkan, harus anggota keluarga dalam satu KK yang membawa identitas," jelasnya.
Respons Warganet: Harus Ada Solusi!
Video ini memicu reaksi luas dari masyarakat. Banyak yang menilai aturan ini perlu ditinjau ulang agar tidak memberatkan petani, terutama mereka yang sudah lanjut usia atau dalam kondisi sakit.
Bagaimana menurut Anda? Apakah aturan ini perlu direvisi agar lebih ramah bagi petani kecil? Tulis pendapat Anda di kolom komentar!
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait