An Kiss 2025 juga menonjolkan pentingnya cita-cita keagamaan. Acara ini sekaligus menjadi momen apresiasi bagi siswa yang berprestasi dalam menghafal Al-Qur’an.
Zaynandra K. Septiawan, siswa yang telah menyelesaikan hafalan hingga Juz 29, mendapatkan penghargaan khusus.
"Kami membiasakan mengapresiasi berbagai capaian anak-anak, sekecil apapun itu, apalagi ini prestasi langka di usia taman kanak-kanak," ungkap Cholifah.
Perwakilan Yayasan Taman An Nahl, Slamet Santoso, berharap acara ini menginspirasi anak-anak. "Kami berharap anak-anak kita tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga menjadi pribadi yang berakhlak, cinta Al-Qur’an, dan punya cita-cita besar. Bangsa yang besar lahir dari anak-anak yang berani bermimpi," harapnya.
An Kiss 2025 menjadi penutup tahun ajaran yang penuh makna, meriah secara visual dan sarat nilai-nilai penting tentang keberanian, cita-cita, dan pengembangan generasi hebat Indonesia.
Editor : Ali Masduki
Artikel Terkait
