Tanpa "Ngonten" Gubernur Khofifah Kantongi Tingkat Kepuasan Publik 75,3 Persen

Ali Masduki
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Foto: iNewsSurabaya

Gubernur Khofifah, menurutnya, konsisten meneruskan program Nawa Bhakti Satya dari periode pertama dan menyelaraskannya dengan Asta Cita, program Presiden Prabowo Subianto, untuk menciptakan sinkronisasi program pusat dan daerah.
 
Gus Yusuf juga memuji visi Khofifah yang menjadikan Jawa Timur sebagai "Gerbang Baru Nusantara."  

"Saya kira tidak ada gubernur lain yang punya gagasan sebesar itu," pujinya.  

Ia menilai popularitas Khofifah dibangun secara nyata dan berkelanjutan, sehingga tetap kokoh meskipun menghadapi berbagai isu atau serangan politik.  

"Citra Bu Khofifah seperti beton, kuat dan tahan tekanan, bukan seperti kardus yang mudah amblas,"  analogi Gus Yusuf.
 
Lebih lanjut, Gus Yusuf menekankan bahwa Khofifah adalah "gubernur merakyat" yang bekerja untuk rakyat, bukan untuk pencitraan semata.  

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Khofifah dalam membangun tim yang solid di bawah komando Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono.  

"Khofifah adalah dirijen yang mengorkestrasi para kepala OPD bersama Sekdaprov.  Ia bukan one man show, ini yang membuat pemerintahannya solid," tutup Gus Yusuf.

Editor : Ali Masduki

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network